Showing posts with label Competitions. Show all posts
Showing posts with label Competitions. Show all posts

Thursday, November 7, 2024

Another moment to remember: Gelar Wicara Jambore GTK Propinsi DIY

 

Helo Educators Hebad,

Setelah beberapa hari absen karena sakit dan mengikuti Gelar Wicara Jambore GTK tingkat Propinsi DIY, akhirnya bs menulis kembali di sini. Kali ini akan berbagi cerita tentang sebuah momen yang layak untuk dikenang, yakni Gelar Wicara Jambore GTK di Prop. DIY. 

Gelar wicara ini dilaksanakan pada tanggal 4-6 November 2024 di Grand Mercure Hotel. Kembali pada event seperti ini sangatlah berharga bagiku, setelah 4 tahun sama sekali off ketika tugas belajar. Alhasil, aku jadi "gumunan" dan "terharu nan" hehe. Senang kembali ketemu bapak Ibu guru hebat dari seluruh antero DIY. Gumunan yang pertama adalah mendapati di event ini aku baru sadar, aku bukan lagi "ragil". Aku bukan lagi guru unyu2 di antara para senior hebat. Karena, banyaak sekali guru-guru muda yang mashaAllah inovasinya sangat keren, kecerdasannya membuat terpesona. Pokokke aku gumun, wong cah enom2 kok do pinter, inovatif, dan keren banget. MashaAllah, aku gumun dan bangga melihat para guru muda yang keren ini. Guru-guru senior pun semangat sekali dan semua hebat. MashaAllah. 


Lalu kenapa terharu? Karena ternyata nikmat Allah itu mashaAllah luar biasa sekali. Saya bertemu dengan banyak sosok inspiratif yang perjuangannya luar biasa. Terharu karena kembali berada di suasana lomba namun yang berbeda. Jambore ini mengangkat semangat berbagi dan berkolaborasi. Gelar wicara ketika guru Inovatif SMP yang saya alami membukakan kesadaran betapa kesempatan belajar ini luar biasa. Dan, event seperti inilah yang membuat jiwa congkakmu tak akan berkobar. Semakin membukakan mata bahwa, masih banyak yang belum kita pelajari, banyak ide yang belum kita realisasi. 


Kami menikmati acara gelar wicara, saling berbagi dan belajar satu sama lain. Luar biasa. 

Alhamdulillah, sesuai harapan dari awal. Keinginan saya kembali belajar di event nasional diijabah Allah. Saya mendapat Juara I Guru Inovatif SMP Propinsi DIY tahun 2024

Luar biasanya, Juara 1,2, dan 3 Guru Inovatif SMP semua dari Bahasa Inggris. MashaAllah. Semoga tahun depan banyak lagi teman-teman guru Bahasa Inggris yang meramaikan acara ini. Saya akan menikmatinya tahun ini, tahun depan saya akan undur diri untuk mencari ruang lain untuk berkreasi hehe. 

Finally, alhamdulillah untuk semuanya dan bismillah mohon restu untuk tahapan selanjutnya. 
Matur nuwun

Salam Kolaborasi

Laily Amin Fajariyah


Friday, May 10, 2024

AI: Tantangan atau Peluang dalam Pembelajaran Bahasa Inggris


 Dr. Laily Amin Fajariyah, M.Pd

SMPN 5 Panggang, Gunungkidul, DIY

 Berkembangnya teknologi Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan semakin menjadi perhatian para pendidik maupun peneliti di dunia pendidikan. Perkembangan AI menuntut kita untuk melihat dua sisinya. Di satu sisi, beberapa kekhawatiran dan tantangan muncul seiring AI yang semakin bervariasi dan mudahnya akses ke berbagai hal. Namun di sisi lain, perkembangan AI memberikan segala kemudahan dalam berbagai lini kehidupan termasuk dalam pembelajaran.

Pertama kita lihat sisi AI yang menjadi tantangan berbagai pihak. Kemunculan AI yang sangat canggih dan berkembang dengan begitu cepat memberikan kekhawatiran akan adanya penggantian guru oleh teknologi. Dengan pergantian ini, peran guru diambil alih oleh AI dan meminimalisasi interaksi humanis antara guru dan siswa. Meskipun sebenarnya, peran guru tidak tergantikan oleh teknologi. Namun, guru yang tidak melek teknologi dan mengikuti perkembangannya akan tertinggal. Sehingga tantangan yang jelas untuk guru adalah bagaimana mengikuti perkembangan teknologi dan tidak menjadi gagap teknologi atau bahkan “technophobe” yakni takut dengan teknologi, sebaliknya guru perlu mampu menguasai teknologi dan memanfaatkannya dalam pendidikan. 

Selain kekhawatiran pergantian peran guru tersebut, kekhawatiran yang muncul karena masifnya perkembangan AI adalah isu mengenai keamanan data dan privasi ketika memanfaatkan AI. Seperti diketahui, ketika menggunakan AI biasanya kita perlu melakukan “log in” dengan e-mail atau memasukkan beberapa data privasi sehingga kehati-hatian diperlukan dalam penggunaan AI ini. Kehati-hatian penggunaan AI juga terkait dengan keadaan siswa khususnya akses teknologi AI yang siswa miliki serta kebermanfaatan AI itu sendiri di kelas. Apakah teknologi AI memang diperlukan dalam pembelajaran atau justru membuat esensi pembelajaran yang kurang terlihat. Misalnya, dalam pembelajaran Bahasa Inggris adanya teknologi AI memungkinkan siswa membuat tulisan atau teks berbahasa Inggris hanya dengan mengetikkan perintah atau “prompt” tertentu. Di sini, guru memiliki peran krusial untuk memberikan pengarahan kapan siswa bisa memanfaatkan AI dan kapan siswa perlu belajar tanpa menggunakan AI tersebut. 

Di luar tantangan dan kekhawatiran tersebut, tidak bisa dipungkiri AI memiliki banyak kebermanfaatan dalam pembelajaran. Dalam pembelajaran Bahasa Inggris sebagai bahasa asing, AI memberikan peluang kepada guru bahasa Inggris untuk memberikan pajanan bahasa dengan lebih mudah, membantu guru dalam mendesain pembelajaran dengan lebih inovatif, sampai memungkinkan adanya penilaian dan pembelajaran adaptif di kelas. Berikut adalah beberapa praktik baik pemanfaatan AI yang bisa menjadi peluang untuk pembelajaran Bahasa Inggris:

1. Pengembangan Asesmen dengan AI

Untuk mendesain pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa dari sisi kesiapan belajar, minat, dan profil Belajar siswa maka asesmen awal perlu dilakukan (Tomlinson & Moon, 2013). Asesmen awal ini bisa dilakukan melalui berbagai bentuk penilaian baik formal maupun non formal, salah satunya dengan kuis. Beberapa situs pembuat kuis seperti Quizizz telah dilengkapi dengan teknologi AI. 



Quizizz AI

Dengan menuliskan prompt yang tepat dan mengatur jumlah item kuis serta level siswa, kuis bisa digenerasi dalam hitungan detik. Selanjutnya, kuis tersebut bisa diberikan kepada siswa untuk asesmen awal dan hasilnya dimanfaatkan untuk mendesain pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa. AI juga bisa digunakan untuk pembuatan instrumen asesmen proses dan asesmen sumatif dalam pembelajaran. 


2. Pembuatan Teks Model dengan bantuan AI


Dalam pembelajaran bahasa Inggris, pajanan bahasa merupakan hal yang penting untuk memberikan model bahasa dan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh, ketika tujuan pembelajarannya diharapkan peserta didik mampu mengidentifikasi teks tertentu, maka teks model yang baik sangat diperlukan. Dalam pembelajaran berdiferensiasi, keberadaan AI sangatlah membantu dalam penyediaan teks bervariasi baik variasi dari sisi topik yang sesuai minat siswa maupun kompleksitas bahasa yang digunakan. Berikut saya contohkan pemanfaatan gemini dan chat GPT untuk membuat teks recount tentang pengalaman hari Pertama ke sekolah dengan level kata A1 dan A2. 


Teks dari gemini


Teks dari chatGPT

Untuk memberikan variasi kompleksitas teks, prompt yang ada bisa diubah misalnya level A2 dan B1 dan sebagainya.  


3. Pengembangan Media Audio/Visual/ dan Audio Visuals dengan AI

Selain kebutuhan model bahasa dan pajanan bahasa yang beragam, siswa juga memiliki kebutuhan yang beragam mengenai tujuan pembelajaran bahasa Inggris mereka, aktivitas dan produk keterampilan berbahasa, preferensi media, topik favorit, pengaturan altivitas (individu/ berpasangan/ kelompok), dan preferensi peran guru di kelas (Fajariyah dkk, 2023). Dalam mengakomodasi preferensi media yang beragam, AI bisa memudahkan kerja guru dalam penyiapan media tersebut. Banyak situs menawarkan bantuan AI untuk mengkonversi teks ke bentuk audio untuk pemberian media audio dengan memungkinkan penyesuaian dengan aksen atau pembicara diinginkan. Gambar berikut menunjukkan, AI mampu memberikan model audio berbahasa Inggris dengan suara seperti asli aksen Bahasa Inggris Amerika, British, Australia dan sebagainya hanya dengan menempelkan/ mengetikkan teks yang akan dikonversi ke audio.


https://ttsmaker.com/

Untuk memberikan media visual yang diinginkan, ada banyak situs menawarkan bantuan pembuatan visual gambar sesuai dengan prompt yang dituliskan. Berikut contoh Leonardo.ai yang mampu memberikan media visuls sesuai dengan prompt yang dituliskan.

Leonardo.ai

Media audio visuals seperti video atau digital story mampu memberikan kemudahan bagi siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris. Selain mendengarkan pajanan bahasa lisan, siswa mampu mendapatkan akses visual dan juga teks yang sesuai. Beberapa situs memungkinkan generasi video berbantuan AI, sebagai contoh fliki.ai serta wave.video dan masih banyak lagi. Ketepatan penulisan prompt sangat diperlukan dalam mengembangkan media berbantuan AI. Selain itu, AI juga mampu mengembangkan media video berdasarkan teks yang ada. Dengan platform berbantuan AI ini, guru tidak lagi mengalami kesulitan dalam memberikan media yang beragam sesuai kebutuhan siswa dalam pembelajaran.


 4. Mengembangkan Administrasi Pembelajaran

Administrasi pembelajaran seringkali menjadi momok bagi guru karena selain disibukkan dengan tugas mengajar, guru juga harus membuat rancangan pembelajaran, instrument asesmen, dan pelaporan administrasi lainnya. Berkembangnya AI memberikan peluang bagi guru untuk melakukan semuanya dengan lebih mudah. Situs palugada AI seperti ChatGPT, copilot, gemini mampu membantu guru melaksanakan tugas administrasi tersebut. Selain itu beberapa situs memang dikembangkan untuk keperluan ini seperti magic school dan eduaide.ai. Perhatikan contoh, eduaide.ai di gambar berikut.

eduaide.ai

Dengan memasukkan prompt yang sesuai, rancangan pembelajaran, penilaian dan perangkat administrasi lainnya mampu dikembangkan dengan bantuan AI dalam hitungan detik.

Kesimpulan

Dari diskusi ini dapat disimpulkan bahwa AI memiliki banyak kebermanfaatan apabila dimanfaatkan dengan baik oleh guru dalam pembelajaran. Guru sebaiknya melihat AI sebagai peluang dan mengatasi tantangan atau kekhawatiran tentang bahaya AI dengan pemanfaatan AI secara bijak.

Referensi

Fajariyah, L.A., Retnawati, H., & Madya, S. (2023). Exploring students’ diversity in a differentiated classroom. LEARN Journal: Language Education and Acquisition Research Network, 16(2), 205-219.

Tomlinson, C. A., & Moon, T. R. (2013). Assessment and student success in a differentiated classroom. Alexandria, Va.: ASCD.


Artikel ini diikutsertakan dalam Lomba Blog yang diselenggarakan oleh UNY   (https://uny.ac.id/)

Besar harapan saya, artikel ini memberikan manfaat dan inspirasi kepada rekan pendidik lainnya dan mohon masukannya di komentar ya. Terima kasih. 


Wednesday, October 24, 2018

Eomma Syantik dan GOLD MEDAL di Olimpiade Guru Nasional (OGN), Lombok 2018


Dear educators, 

Sedang sibuk dengan kerjaan yang numpuk atau perSOALan yang tiada akhir (khusus Tim SOAL MGMP GK yang kadar kewarasannya mulai dipertimbangkan)? Atau justru lg nyante kaya di pante sama kekasih2 hati? Ceilehhh.

Kalau eomma syantik aslinya lagi nungguin KDH main yutup dan appa nya belajar..mau melanjutkan perSOALan kok kalau sedang di ambang warna merah butuh refreshing sejenak. 

So..teringatlah eomma syantik akan janji hati untuk sharing OGN which is diselenggarakan Mei lalu. Ya ampun berapa purnama lewat?? belum move on jugag?

Ini  dipersembahkan teruntuk calon penerima GOLD MEDAL English tahun depan. hehe. 

So singkat cerita Mei lalu spt yang sudah berulang2 dia ceritakan ikutan OGN nih. Dia mah udah pede badai belajar TOEFL dan IELTS dan berharap akan melewati ujian di ajang itu dgn mulus. hehe Untung sih sempet baca pedoman OGN 2018 dikit jd selain baca kitab IELTS dan TOEFL eomma syantik ngintip2 MODUL PKB jugagg 

Nasibbbb....alhamdulillah dengan drama yang panjang dari kabupaten masuk propinsi dan lolos nasional. Di nasional ada 3 TES:

Tes 1 ujian tertulis 
Tes 2 unjuk kerja
Tes 3 Presentasi/wawancara

di Tes 1 yang konon 2 tahun sebelumnya reading ehhhh yang keluar lainnya. gag banyak sih cuman 8 nomor dengan 3 teks. LOL. waktu itu yang keluar news item (yang alhamdulillah gag kupelajari bener2) jdi dengan senyum merekah dan merasa konyol kukerjakan soal2 itu juga dalam waktu 3 jam. Pasti smua orang di ruang itu kepanasan. hehe

Tes 2 adalah unjuk kerja waktu itu kami diberi kesempatan membuat sebuah projek dan dipresentasikan di Tes 3. Miss Laily alias eomma syantikk membuat Proyek LAPBOOK untuk encyclopedia local animals. 
Lapbook tuh kaya mana? kayak yang kupamerin ini lhooh

Tapi untuk komplitnya proyek lapbook design dan presentasi serta worksheetnya klik aja MY ANIMAL LAPBOOK OGN 2018


So setelah perjuangan dan drama-drama...alhamdulillah dapat hasil yang memuaskan sesuai target awal (BAWA PULANG LAPTOP untuk suami) hehe. Dan ternyata yang dapat leptop tahun ini cuma juara 1. Alhamdulillah. 

Ah si KDH udah merengek minta ditemenin lihat POLI nih, sekian dulu sharingan hari ini yes. Yang minat tanya2 lebih lanjut untuk tips2 bisa WA atau email di lailyaminf@gmail.com

Semoga manfaat.
Happy reading :)
Salam eomma syantik




Tuesday, October 23, 2018

Best Practice HOTS (Juara I FIG GK 2018)


Best Practice HOTS 

Selamat pagi educators, setelah vacum lama dari dunia per blog an karena domain nya masa tenggang (dan lupa ga bayar) maka akhirnya www.lailyenglish.com kembali  lagi. 

Dengan semangat yang HOTS, si eomma syantik mau share best practice yang HOTS nih. Karya ini bulan July lalu apa ya saya ikutkan di Forum Ilmiah Guru Kab Gunungkidul tahun 2018. Dan alhamdulillah dapat juara 1. 

Kayanya langsung aja yah best practiceku itu berupa proyek Infografis (katakanlah semacam banner atau poster) untuk pembelajaran teks report. Nah di tiap tahapannya ternyata mengandung yang seksih si HOTS atau higher order thinking skills lhoh....Silakan yang pengen intip2 kayak mana best practicenya silakan klik Best Practice FIG 2018 Proyek Infografis berbasis HOTS.

Ok, happy reading dan selamat menikmati.

Eomma syantik mau lanjut ngerjakan perSOALan yang lebih HOTS lagih

Thursday, February 8, 2018

Program BGMD: Bantu Guru Melihat Dunia (yang lagi jadi trending topic)


Selamat tengah malam educators,
(ketika ini kutulis jam 23.59 lho) jadi tepat kan kalau dibilang tengah malam.

Well, akhir2 ini sedang beredar di berbagai WAG tentang program BGMD alias Bantu guru melihat dunia. Apa itu? Itu semacam program yang memberikan kesempatan untuk guru SD dan SMP mengikuti progam ke luneg selama 1 minggu. Ke mana aja tujuannya? Ke Singapura, Malaysia, Jepang, Tiongkok, dan Australia. 

wah kayaknya seru ya? Frankly speaking eomma syantik ngiler yang ke Australia itu tuhhh..tapiii apa daya ternyata tak bisa ikutan. The destination is specially for Guru Bahasa Indonesia SMP. So buat teman guru yang minat ikutan dari awal jangan pilih Australia kecuali You guru Bahasa Indonesia SMP otherwise you will be broken heart like I did. haha. (tersenyum licik ke kamera).

Tapi gag usah galau bin gendeng atawa galaundeng ataupun jadi DILANda galau..hehe. negara yang lainnya pun kayaknya Ok deh. Kalau eomma syantik sih kayaknya milih Jepang atau Tiongkok, eh lihat dulu syarat2nya kok Pede abis. 

So, this is the reason why I am still awake at this moment. Abis ngublek2 websitenya BGMD PPI yaitu di  PPI dunia

Di sini ada info yang kita butuhkan bagi yang minat atau ngebet jalan2 (tampar akuuuh bang...tampar. halah)
Apa saja infonya? 

A. PROSES PENDAFTARAN

Kapan dan begemana daftarnya? Di website sudah dijelaskan detail begini.
Proses Pendaftaran Bantu Guru Melihat dunia adalah sebagai berikut :
  1. Pendaftaran dibuka pada tanggal 3 Februari 2018 hingga 4 Maret 2018
  2. Download format formulir pendaftaran dan surat-surat pernyataan di sini FORMS BGMD
  3. Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan lihat pada bagian FAQ Bantu Guru Melihat Dunia. Jika masih ada pertanyaan, silakan kirimkan pertanyaan melalui email di bgmd@ppidunia.org
  4. Lengkapi berkas sebelum mendaftar. Scan berkas-berkas yang telah terkumpul.
  5. Daftarkan diri anda pada link pendaftaran di http://bit.ly/Bantugurumelihatdunia.  
  6. Pendaftaran paling lambat tanggal 4 Maret 2018. Simpan berkas asli karena akan diperlukan ketika anda lolos seleksi nantinya.
Atau lihat gambar alur berikut:

 

 
B. PROSES SELEKSI
  1. Seleksi administrasi akan dilaksanakan selama bulan Maret 2018 oleh panitia Bantu Guru Melihat Dunia (PPI Dunia)  bekerjasama dengan Kampus Guru Cikal
  2. Panitia akan mengumumkan hasil seleksi administrasi melalui website bgmd.ppidunia.org dan ke email calon peserta yang lolos seleksi. Dalam pengumuman ini panitia akan sekaligus memberitahukan mengenai prosedur seleksi selanjutnya.
  3. Seleksi wawancara akan dilaksanakan pada bulan April 2018 melalui video conference
  4. Penempatan dan pelaksanaan di masing-masing negara (berkisar dari bulan Mei hingga September 2018) akan disesuaikan dan diberitahukan kepada peserta secara langsung melalui email.
  5. Bagi yang lolos seleksi wawancara akan diberikan Surat undangan mengikuti program Bantu Guru Melihat Dunia di negara tujuan yang telah ditentukan oleh panitia.
  6. Peserta diwajibkan untuk menyelesaikan pengurusan paspor dan visa masing-masing sebelum tanggal keberangkatan yang telah ditentukan oleh panitia (biaya pengurusan paspor dan visa ditanggung sendiri oleh peserta).
  7. Persiapan yang diperlukan sebelum keberangkatan akan dikomunikasikan oleh panitia kepada peserta
 Lihat flowchart berikut:

C. SYARAT
Nah ini yang perlu dicermatiiiiiii...

So, siapin HAPE yang kameranya bagus lalu latihan bikin video yeesss...

Next, syarat khusus per negara:

 Yayayaya...Australia bye bye :(

So itu teman educators, silakan siap2 dari sekarang kalau mau ikutan. Buruan daftar ITP TOEFL bagi yang belum punya score TOEFL ITP. KEbetulan tadi pagi eomma syantik abis TOEFL nunggu hasilnya 2 miggu lagi. Pasrah..(lebay)

Di mana bisa ITP TOEFL? Kalau di Jogja eomma syantik udah ambil 4x TOEFL ITP yang pertama dulu di Cilacs UII, USD, kemudian 2x di ELTI Gramedia yang di jalan Sabirin kota baru. Kalau di ELTI kemarin inyong bayar IDR 500.000,-

So, silakan mulai bergerakkkkk...biarkan dirimu terbebas sejenak dari rutinitas 24 jam mengajar (ups). Bismillah.

Selamat mencoba. Donga dinonga yess.

Udah jam 00.29 saatnya bobok ahh
Sugeng enjang.

(disclaimer: foto Singa diambil di suatu petang di Marina bay saat diri ini masih sering minta cap passport, sekarang??? oh..aku pingin passport nya dicap lagi that's why bantu aku melihat dunia..PPI..please..pleaseee...gubraks)

Thursday, January 11, 2018

Kisah "Cerdig" dari Negeri Batu ke Pulau Dewata (Part 3-END)


Hello educators,
Selamat malam. Apakah semuanya sudah menikmati istirahat malam? atau masih tiduran sembari buka socmed nya? Itu lagi2 adalah eomma syantik. Hari ini agak melelahkan tadi naik gunung menuju pusat kota Negeri Batu untuk workshop RPP dengan teman2 MGMP Bahasa Inggris (tapi selalu hepi kalau kumpul teman2 tuh...recharge energi). Pulang2 si ganteng KDH sudah maem sore mandi dan minta bobo. Ini anomali. Masak jam 5 bobo sampai sekarang. Alamat besok pagi atau nanti jam 11an ajak bangun dan main lego (aigooo).

Well, karena si ganteng udah bobo, eomma syantik mau nyante dulu lalu ingat punya janji ngasih cerita Part 3 ya??? Well, maaf ini telat tadi khusuk di WOnosarinya. ciyeee....So, pastikan dulu yang belum baca Part 1 dan Par 2 bisa klik link di bawah ini.



Ok sekarang saatnya menikmati yang Part 3. Selamat menikmati.

Well, Day 2 bertepatan dengan tanggal 5 September 2017. Pagi itu...nyanyian dag dig dug duer dapat didengar dari detak jantung semua peserta lomba begitu juga dengan eomma cantik. Sesuai aturan presentasi dan display diwajibkan pakai jas. Lanjut...sampai di ruangan 555A di lantai 5 semua peserta sudah siap dengan stand display masing-masing. Beberapa tampak asik berkunjung ke stand teman. Dan eomma cantik pun menmasang leptop dan menyalakannya (display yang simple hanya leptop, speakers dan CDs) smentara stand lain kuerennn kueren. Ada yag pakai lampu warna-warni, ada makanan traditional komplit dehhh.
Jam 8 pagi bapak ibu yuri masuk ruangan dan setelah pengarahan, beliau-beliau mulai mengunjungi stand-stand display. Deg-deg an juga menunggu giliran, diperparah dengan alunan musik dari si broh sesama dari Gunungkidul yang memainkan musik "game"nya yang bikin tambah deg-degan. Setelah menunggu sambil menanti dapat juga giliran dikunjungi yuri. Disuruh menjelaskan inovasi yang kita lakukan kemudian apa bentuk atau hasilnya dan sebagainya. Saking semangatnya eomma cantik menjelaskan dengan menggebu. Dan para yuri pun berpindah ke stand lainnya. Kami lumayan lega dan bisa foto-foto dulu dengan tetangga stand. 
(dari kiri ke kanan: Broh Nur Samsu (yang sekarang udah jadi calon Kasie di bidang SMP Dikpora GK. ehmm); Mbakyu Fajrin sang istri pelaut yag jadi teman syurhats; Mbak Ari yang baik hati teman dari jaman P2TK; dannn Eomma syantik Laily Lebayatun)

Lihat betapa cerianya wajah kami, beda dengan kebuthekan saat menghadapi yuri. Halah lebay. Eh ada yang terlupa, saat INOBEL ini juga saat eomma cantik reunian dengan teman P2TK LTBE 2012 UNY ada mbak Ari dan Miss Fuji. Betapa bersyukurnya kami karena bisa reuni sambil lomba dan jalan-jalan. We were so lucky to be here.
Lanjuttttt....adegan deg-degaan hari itu ternyata belum usai. Presentasi atau sesi wawancara sudah menanti. Wawancara dilaksanakan dengan undian tdk sesuai dengan nomor urut dag dig dug dueeer. Eh si eomma cantik beruntung karena maju sesuai dengan nomor urut alias maju nomor 7.  How was my presentation? Well it's not perfect tapi lumayan lah. Lumayan sukses memaparkan 20an slide dalam waktu 10 menit yang berarti tidak sempat ambegan. haha. lebay. Saat presentasi aku memilih pakai Bahasa Inggris yang lebih nyaman karena lebih sering presentasi di forum ilmiah dengan bahasa itu disamping banyak teori diambil langsung dari Bahasa Inggris dan biar kelihatan kerens (eh, ngaku). Dan presentasi demi presentasi pun tersaji diringi dengan wawancara oleh yuri. Sayangnya Day2 berakhir belum semua presenter tampil jadi berlanjutlah di Day 3.
Day 3 presentasi pun berlanjut. Semuanya menanti giliran sambil galau-galau Bandung. Dan akhirnya sebelum dhuhur 34 peserta menyajikan inovasi mereka. Semua keren sekali. Banyak yang dari Bahasa Inggris antara lain media MPO JALI, Simple Spinner, pictory, mandi kardus, cartono, vibermixo?, treasure kuartet, Grants, Vlog, lalu apa lagi ya? Banyak banget...yang IPS ada wayang hidrologis yang cethar, lalu melawan petruk dan gareng, wayang toserba. Ada juga yang anti mainstream menulis Bahasa Indonesia dengan bantuan setan jenius...semuanya inspiring. Setelah sesi presentasi/wawancara selesai, kami pun membuat adegan photo session dengan para yuri dan dengan peserta IPSPB lainnya. Selain itu juga adegan minta tanda tangan yuri yang tidak kalah serunya. Ini foto penampakan kekompakan peserta  INOBEL bidang IPSPB 2017.

 Well, setelah bergaya di photo session dengan berbagai adegan, kami pun sepakat mau memanfaatkan waktu jalan-jalan dengan piknik bersama. Alhasil pesan bus dan kami cusss jalan2 melepas stress dan menikmati keindahan pulau Dewata. Di bus ada yang nyanyi2 dari lagu jadoel sampai Panturanan. Semua nya senang dan sangat menikmati. arena asyik ngobrol ngibril dan nyanyi...akhirnya perjalanan ke Pantai Pandhawa sangatlah cepat. Di Pandhawa ngapain? photo2. hahaha. Tapi first destination cari sun glasses karena kelupaan tidak membawa. Dan bodohnya beli 1 sunglasses harganya ngga pakai nawar 40 ribu dan 50 ribu padahal di Jogja itu cuma 15 ribuan. LOL. Tidak apa lah rasa Bali. Eee..ada teman yang lebih sabar muter ke toko lain dapat 20 ribu. Setelah adegan potoh2 puas...we melanjutkan perjalanan ke Ulu Watu. Ini nih ada Mas Jumadi nyuruh kita lepas segala atribut karena takut diambil monyet. Ternyata monyetnya lagi pada presentasi atau display kali ya jadi ngga seheboh yang kubayangkan. Di uluwatu rencananya mau nungguin sunset, tapi tidak jadi sehingga kami sukses berfoto dan menikmati pemandangan aja. Wah pokoknya ngga nyesel ikut INOBEL. Hobby jalan-jalan dan foto-fotonya tersalurkan disamping kulakan ilmu tentunya. hehe. Setelah menunggu dan menanti semuanya ngumpul, bus langsung menuju ke Krisna untuk beli oleh-oleh. Di sinilah mulai pada kalap. Eomma cantik sampai jadi penghuni terakhir masuk bus dengan menenteng plastik besar-besar menuju bus dan kembali ke Mercure Hotel. Kami capek tapi sangat senang. Hmm ingin jalan-jalan lagi. So, teman semua yang suka jalan-jalan ayoo mulai nulis dari sekarang. Ternyata tulisan itu bisa jadi tiket jalan-jalan lho. Enak kan?
Malam pun berganti pagi. Datanglah hari yang dinanti. Hari pengumuman. Semua peserta berbagai bidang dan jenjang berkumpul dengan jas kebesaran INOBEL. Sebelumnya kami mendapat materi dulu dari Prof. Ginting. Dilanjutkan adegan yang paling dinanti. Pengumuman. Jangan ditanya bagaimana deg-degannya para finalis. Mungkin hanya aku yang pasrah dan tidak berharap karena ada suatu alasan yang tak bisa kuungkapkan. So, siapa juaranya? Untuk jenjang IPSPB juaranya yang pertama adalah Mbak Ifah dari Salatiga dengan media keren “Melawan Petruk dan Gareng”, juara kedua adalah Mbakyu Ima dari Tulungagung dengan Menulis Recount dengan “TOEFL”nya, dan Bu Hilmin dari Tuban dengan “Silly Spinner”nya. Semuanya layak jadi juara pastinya, tapi kami yang ada di final sudah berusaha menjadi juara untuk setidaknya diri-sendiri sambil membenahi segala sesuatu untuk INOBEL berikutnya. Yang jelas tahun itu meskipun aku belum bisa merasakan juara semoga di tahun-tahun selanjutnya bisa menjadi bagian dari para juara. Banyak ilmu yang didapat dan banyak hal indah yang kurasakan dari acara ini. Dan semua kisah itu terukir dan menjadi kenangan tak terlupakan. Setidaknya Kinemaster telah membawaku berkisah dari SMPN 5 Panggang, Gunungkidul di negeri baru sampai ke Pulau Dewata dengan INOBEL. Semoga kisahku ini bisa bermanfaat dan menjadi pemicu untuk kita semua agar terus berkarya, meski bukan jadi juara lomba tapi banyak makna dan cinta di balik itu semua. Meski ada kecewa menyelimuti dada dan ada sesal yang begitu kekal namun eomma cantik harus move on dari kenangan INOBEL 2017 dan mempersiapkan diri untuk INOBEL 2018 atau 2019 atau pun tahun lainnya.

THE END

Berakhir sudah 3 episode Kisah Cerdig dari Negeri Batu ke Pulau Dewata. Besok kalau sempat akan dibikin season 2 yes.. hehehe.

Ok, sekarang eomma syantik mau lanjut belajar yang lain dulu (ceileh belajar) soalnya sama Kekasihku Pak Kim Kom Kom disuruh lebih rajin belajar biar pinter dann jadi Doctor. Aamiin. 

Selamat istirahat semuanya.



Perjuangan 5 Besar: Calon Duta Teknologi DIY 2024

  Halo Educators Hebad,  Maafkan saya yang lama tidak menyapa. Beberapa hari ini alhamdulillah kembali bergulat dengan waktu dan sat set men...