Monday, October 14, 2024

Genially: Tempat kamu bisa membuat Media Pembelajaran yang "so lovely"

 


Hello Educators Hebad, 

Lama tidak bersua di blog saya Laily English. Maaf ya, si pemilik blog memang masih berjuang belajar konsisten. Well, hari ini saya akan mengajak educators hebad semuanya kenalan dengan si lincah Genially. Atau jangan-jangan sudah kenal ya?

Genially yang bisa diakses di https://app.genially.com itu platform keren yang wajib dimanfaatkan oleh educators hebad semua, khususnya buat yang suka membuat multimedia interaktif. Platform ini berbasis cloud dan memungkinkan kita para pengguna untuk membuat konten edukasi, presentasi, kuis, poster dan sebagainya. Templatenya pun lucu-lucu dan bisa dipakai oleh pengguna dan dimodifikasi sesuai kebutuhan kita. 

Kapan saya kenalan dengan genially? Jujurly, saya baru kenalan belum ada dua bulan (teman baru banget ya), kenal dari Modul di Level Kreasi Pembatik. Dan setelah mencoba mengenalinya, "wow, I amazed with its interactivity and simplicity" Desainnya simple dan tidak ribet, kita bisa mengkolaborasikannya dengan membuat background di canva misalnya dan kemudian membuat tombol-tombol interatifnya juga sangat mudah. 

Bagaimana sih cara penggunaannya? saat ini saya akan sharingkan caranya mendaftar secara perlahan ya. Pertama, masuklah dengan akun Google kamu. 

Setelah itu, pilih lah peranmu, misal "teacher"


Lalu, pilih ada di jenjang mana  


Lalu kamu akan masuk ke halaman seperti ini. Pilih "continue"


Maka kamu akan diarahkan di halaman awal, di sini ada beberapa template yang bisa dipilih sesuai kebutuhan 


Misalkan kita mau "gamify the classroom" tinggal pilih salah satu template untuk belajar. Atau mau mengembangkan multimedia untuk praktik dalam bentuk lainnya. Tinggal klik salah satu template yang ada. Silakan teman-teman semua bisa explore dulu. Nah, misalnya kita pilih template TRUE and FALSE game seperti ini.

Klik "use this template" dan kamu akan bisa memulai membuat kuis. 

Klik halaman di sisi kiri, dan akan muncul halaman besar di sisi kanan. Klik bagian "pernyataan" yang akan dituliskan untuk kuis "True or False". Klik kuncinya di samping tulisan TRUE jika pernyataannya benar dan di samping "false" jika salah. Kamu juga bisa mengubah tulisan TRUE menjadi BENAR dan FALSE menjadi SALAH secara manual disesuaikan kebutuhan. Lakukan hal serupa di halaman selanjutnya sesuai jumlah nomor yang dibutuhkan (5 nomor dst). Selanjutnya, untuk mereview/presentasikan kuis tersebut dengan cara klik "present" di pojok kanan atas dan akan muncul informasi ini. Edit judul/ title dan deskripsi jika perlu. Lalu klik "Allset"

Selanjutnya dapatkan link atau QR code untuk mengakses kuis dengan klik tanda share di sebelah "present" dan "copy" linknya dan kirimkan link tersebut ke siswa atau bisa disematkan di web/ microsite/ google site teman2.

Namun, apabila teman-teman ingin mendapatkan link yang pendek dan QR code bisa menggunakan s.id atau bit.ly. Sebagai contoh penggunaan s.id, silakan kunjungi https://home.s.id/en dan "go to dashboard" menggunakan email teman-teman. Selanjutnya, klik "link" di bar sebelah kiri, lalu paste link dari genially tadi ke bagian link. Lalu klik "shorten it" yang berwarna merah. 

Maka jadilah link pendek yang bisa diedit sesuai kebutuhan misal "Quizku" dan juga bisa didownload QRcodenya 
Bagaimana, mudah bukan?

Lalu, bagaimana dengan pengalamanku membuat MPI dengan Genially? Saya mencoba membuat dari dengan memanfaatkan backgroynd dari Canva. Setelah mencoba memanfaatkan Genially, saya berhasil membuat Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI) yang pertama dengan genially dengan judul "Log in English"  MPI inilah yang kemudian saya kumpulkan sebagai tugas akhir Level 3 Pembatik yang bisa diakses di s.id/LoginEnglish

Lalu, apakah saya cukup sampai di situ? Saking senangnya sama Genially, saya mengakolaborasikan prinsip Pembelajaran Berdiferensiasi dengan pemanfaaran teknologi genially dalam menyajikan "Best English Speaking Tasks" yang berbentuk aplikasi/ MPI. BEST ini bisa diakses di s.id/BEST_Laily 
Bagaimana Educators Hebad? Berminat belajar bersama membuat Multimedia Pembelajaran yang lovely dengan Genially? Bisa banget yuuk, Ms. Laily siap kolaborasi untuk webinar atau berbagi praktik ya. Just text me to my email Laily's email atau DM Instagram di @laily_amin_fajariyah. 
Terima kasih. Semangat belajarr. 

Friday, May 10, 2024

AI: Tantangan atau Peluang dalam Pembelajaran Bahasa Inggris


 Dr. Laily Amin Fajariyah, M.Pd

SMPN 5 Panggang, Gunungkidul, DIY

 Berkembangnya teknologi Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan semakin menjadi perhatian para pendidik maupun peneliti di dunia pendidikan. Perkembangan AI menuntut kita untuk melihat dua sisinya. Di satu sisi, beberapa kekhawatiran dan tantangan muncul seiring AI yang semakin bervariasi dan mudahnya akses ke berbagai hal. Namun di sisi lain, perkembangan AI memberikan segala kemudahan dalam berbagai lini kehidupan termasuk dalam pembelajaran.

Pertama kita lihat sisi AI yang menjadi tantangan berbagai pihak. Kemunculan AI yang sangat canggih dan berkembang dengan begitu cepat memberikan kekhawatiran akan adanya penggantian guru oleh teknologi. Dengan pergantian ini, peran guru diambil alih oleh AI dan meminimalisasi interaksi humanis antara guru dan siswa. Meskipun sebenarnya, peran guru tidak tergantikan oleh teknologi. Namun, guru yang tidak melek teknologi dan mengikuti perkembangannya akan tertinggal. Sehingga tantangan yang jelas untuk guru adalah bagaimana mengikuti perkembangan teknologi dan tidak menjadi gagap teknologi atau bahkan “technophobe” yakni takut dengan teknologi, sebaliknya guru perlu mampu menguasai teknologi dan memanfaatkannya dalam pendidikan. 

Selain kekhawatiran pergantian peran guru tersebut, kekhawatiran yang muncul karena masifnya perkembangan AI adalah isu mengenai keamanan data dan privasi ketika memanfaatkan AI. Seperti diketahui, ketika menggunakan AI biasanya kita perlu melakukan “log in” dengan e-mail atau memasukkan beberapa data privasi sehingga kehati-hatian diperlukan dalam penggunaan AI ini. Kehati-hatian penggunaan AI juga terkait dengan keadaan siswa khususnya akses teknologi AI yang siswa miliki serta kebermanfaatan AI itu sendiri di kelas. Apakah teknologi AI memang diperlukan dalam pembelajaran atau justru membuat esensi pembelajaran yang kurang terlihat. Misalnya, dalam pembelajaran Bahasa Inggris adanya teknologi AI memungkinkan siswa membuat tulisan atau teks berbahasa Inggris hanya dengan mengetikkan perintah atau “prompt” tertentu. Di sini, guru memiliki peran krusial untuk memberikan pengarahan kapan siswa bisa memanfaatkan AI dan kapan siswa perlu belajar tanpa menggunakan AI tersebut. 

Di luar tantangan dan kekhawatiran tersebut, tidak bisa dipungkiri AI memiliki banyak kebermanfaatan dalam pembelajaran. Dalam pembelajaran Bahasa Inggris sebagai bahasa asing, AI memberikan peluang kepada guru bahasa Inggris untuk memberikan pajanan bahasa dengan lebih mudah, membantu guru dalam mendesain pembelajaran dengan lebih inovatif, sampai memungkinkan adanya penilaian dan pembelajaran adaptif di kelas. Berikut adalah beberapa praktik baik pemanfaatan AI yang bisa menjadi peluang untuk pembelajaran Bahasa Inggris:

1. Pengembangan Asesmen dengan AI

Untuk mendesain pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa dari sisi kesiapan belajar, minat, dan profil Belajar siswa maka asesmen awal perlu dilakukan (Tomlinson & Moon, 2013). Asesmen awal ini bisa dilakukan melalui berbagai bentuk penilaian baik formal maupun non formal, salah satunya dengan kuis. Beberapa situs pembuat kuis seperti Quizizz telah dilengkapi dengan teknologi AI. 



Quizizz AI

Dengan menuliskan prompt yang tepat dan mengatur jumlah item kuis serta level siswa, kuis bisa digenerasi dalam hitungan detik. Selanjutnya, kuis tersebut bisa diberikan kepada siswa untuk asesmen awal dan hasilnya dimanfaatkan untuk mendesain pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa. AI juga bisa digunakan untuk pembuatan instrumen asesmen proses dan asesmen sumatif dalam pembelajaran. 


2. Pembuatan Teks Model dengan bantuan AI


Dalam pembelajaran bahasa Inggris, pajanan bahasa merupakan hal yang penting untuk memberikan model bahasa dan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh, ketika tujuan pembelajarannya diharapkan peserta didik mampu mengidentifikasi teks tertentu, maka teks model yang baik sangat diperlukan. Dalam pembelajaran berdiferensiasi, keberadaan AI sangatlah membantu dalam penyediaan teks bervariasi baik variasi dari sisi topik yang sesuai minat siswa maupun kompleksitas bahasa yang digunakan. Berikut saya contohkan pemanfaatan gemini dan chat GPT untuk membuat teks recount tentang pengalaman hari Pertama ke sekolah dengan level kata A1 dan A2. 


Teks dari gemini


Teks dari chatGPT

Untuk memberikan variasi kompleksitas teks, prompt yang ada bisa diubah misalnya level A2 dan B1 dan sebagainya.  


3. Pengembangan Media Audio/Visual/ dan Audio Visuals dengan AI

Selain kebutuhan model bahasa dan pajanan bahasa yang beragam, siswa juga memiliki kebutuhan yang beragam mengenai tujuan pembelajaran bahasa Inggris mereka, aktivitas dan produk keterampilan berbahasa, preferensi media, topik favorit, pengaturan altivitas (individu/ berpasangan/ kelompok), dan preferensi peran guru di kelas (Fajariyah dkk, 2023). Dalam mengakomodasi preferensi media yang beragam, AI bisa memudahkan kerja guru dalam penyiapan media tersebut. Banyak situs menawarkan bantuan AI untuk mengkonversi teks ke bentuk audio untuk pemberian media audio dengan memungkinkan penyesuaian dengan aksen atau pembicara diinginkan. Gambar berikut menunjukkan, AI mampu memberikan model audio berbahasa Inggris dengan suara seperti asli aksen Bahasa Inggris Amerika, British, Australia dan sebagainya hanya dengan menempelkan/ mengetikkan teks yang akan dikonversi ke audio.


https://ttsmaker.com/

Untuk memberikan media visual yang diinginkan, ada banyak situs menawarkan bantuan pembuatan visual gambar sesuai dengan prompt yang dituliskan. Berikut contoh Leonardo.ai yang mampu memberikan media visuls sesuai dengan prompt yang dituliskan.

Leonardo.ai

Media audio visuals seperti video atau digital story mampu memberikan kemudahan bagi siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris. Selain mendengarkan pajanan bahasa lisan, siswa mampu mendapatkan akses visual dan juga teks yang sesuai. Beberapa situs memungkinkan generasi video berbantuan AI, sebagai contoh fliki.ai serta wave.video dan masih banyak lagi. Ketepatan penulisan prompt sangat diperlukan dalam mengembangkan media berbantuan AI. Selain itu, AI juga mampu mengembangkan media video berdasarkan teks yang ada. Dengan platform berbantuan AI ini, guru tidak lagi mengalami kesulitan dalam memberikan media yang beragam sesuai kebutuhan siswa dalam pembelajaran.


 4. Mengembangkan Administrasi Pembelajaran

Administrasi pembelajaran seringkali menjadi momok bagi guru karena selain disibukkan dengan tugas mengajar, guru juga harus membuat rancangan pembelajaran, instrument asesmen, dan pelaporan administrasi lainnya. Berkembangnya AI memberikan peluang bagi guru untuk melakukan semuanya dengan lebih mudah. Situs palugada AI seperti ChatGPT, copilot, gemini mampu membantu guru melaksanakan tugas administrasi tersebut. Selain itu beberapa situs memang dikembangkan untuk keperluan ini seperti magic school dan eduaide.ai. Perhatikan contoh, eduaide.ai di gambar berikut.

eduaide.ai

Dengan memasukkan prompt yang sesuai, rancangan pembelajaran, penilaian dan perangkat administrasi lainnya mampu dikembangkan dengan bantuan AI dalam hitungan detik.

Kesimpulan

Dari diskusi ini dapat disimpulkan bahwa AI memiliki banyak kebermanfaatan apabila dimanfaatkan dengan baik oleh guru dalam pembelajaran. Guru sebaiknya melihat AI sebagai peluang dan mengatasi tantangan atau kekhawatiran tentang bahaya AI dengan pemanfaatan AI secara bijak.

Referensi

Fajariyah, L.A., Retnawati, H., & Madya, S. (2023). Exploring students’ diversity in a differentiated classroom. LEARN Journal: Language Education and Acquisition Research Network, 16(2), 205-219.

Tomlinson, C. A., & Moon, T. R. (2013). Assessment and student success in a differentiated classroom. Alexandria, Va.: ASCD.


Artikel ini diikutsertakan dalam Lomba Blog yang diselenggarakan oleh UNY   (https://uny.ac.id/)

Besar harapan saya, artikel ini memberikan manfaat dan inspirasi kepada rekan pendidik lainnya dan mohon masukannya di komentar ya. Terima kasih. 


Monday, March 25, 2024

Bahasa Inggris 5.0 (RPP, LKPD, Video dan Link Kuis Materi Narrative Text)

 

Hello selamat pagi educators hebad, 

Senin pagi nihhh, semoga semangat sehat dan bahagia siap jadi kaya raya dan masuk syurga. Allahuma Aamiin. Sambil menjadi Ibu pengawas (ASTS ya hehe), saya mau berbagi perangkat pembelajaran nih. Mungkin dan semoga bermanfaat untuk teman semua. 

Perangkat pembelajaran ini sudah saya praktikkan bersama anak-anak kelas 9. (ee kelas 9 kan mending latihan soal ASPD saja, mungkin ada yang pendapat gitu. Kalau saya ya tetep tak jak dolanan eh sinau sambi dolanan. Kalau latihan soal terus ndak myumet ya gaes). Ok, so long story short, saya ajak anak-anak kelas 9 untuk belajar bahasa Inggris materi fairy tale. Di sana, saya ajak anak-anak melakukan pre asesmen terlebih dahulu untuk ngecek pemahaman awal terkait narrative text. Linknya ada di sini Asesmen Awal Narrative.

Kemudian, mereka mempelajari 2 gambar fairy tale yang saya pasang di whiteboard (jangan tanya kenapa ga pakai LCD. Saya baru 2 bulan masuk ngajar kembali sudah menyaksikan 2 LCD projectors tetiba meninggal dunia pas saya pakai) Innalilahi semoga segera dapat ganti huhuhu. Setelah diskusi terkait gambar, seperti judul dan karakter-karakter di dalamnya. Setelah itu, mereka voting fairytale mana yang mereka suka. Dan menanglah PINOCCHIO. 

Setelah acara voting, maka akhirnya anak-anak bersiap nonton video pinocchio. Tapi seperti biasa di Background Knowledge of the Field, saya mengenalkan kata-kata kunci yang dipakai di teks. Anak-anak bisa mengakses Wordwall Di sini, siswa menjodohkan kata dalam Bahasa Inggris ke dalam Bahasa Indonesianya dan juga bisa mendengarkan cara pengucapan kata tersebut. 

Setelah mempelajari kata kunci, mereka melihat video Video Pinochio di Youtube Laily English (ngomong-ngomong, lama juga saya ga update konten YT, ada request pengen apa?)

Setelah itu ada aktivitas memahami informasi umum dan rinci dalam teks narrative tersebut. Lengkapnya skenario pembelajaran (RPP plus) saya bisa diakses di RPP Plus Narrative sedangkan LKPDnya ada di LKPD Pinocchio.

Ok, semoga manfaat dan berkah untuk semuanya ya. 
Kalau ada yang pengen belajar bikin video seperti di YT tadi, atau quiz2nya bs request ya. hehe. 

Ok selamat menempuh hari Senin yang konon dipercaya lebih dari 24 jam rasanya. 
Sampai jumpa...

Hwaiting!!!

Best,
Laily English

Thursday, March 21, 2024

Cara Buat Kuis dengan Quizziz AI

 


Sugeng siang educators semua, 

    Ada yang sering menggunakan game dalam pembelajaran khususnya pembelajaran Bahasa Inggris? Biasanya game apa saja yang teman-teman gunakan? Boleh sharing-sharing donk. 

    Nah, kalau aku ada beberapa game yang biasa dipakai agar kelas tidak boring. Seiring canggihnya teknologi dan jumlah siswa yang membawa HP makin bertambah, saya mengajak mereka bermain game dengan HP. Ada banyak game yang bisa dimainkan dari Kahoot, Quizzizz, Wordwall, dll. Namun kesempatan kali ini saya akan sharing penggunaan Quizziz AI untuk membuat kuis di kelas.

    Saya yakin teman2 educators sudah kenal Quizziz dan pernah membuat quiz di platform ini, nah saya akan share bagaimana memanfaatkan fitur Quizizz AI pada postingan kali ini. Langsung saja steps nya sebagai berikut: 

1. Masuk ke quizziz.com 

2. Log in (apabila sudah punya akun) dan sign up apabila akan membuat akun baru. Lalu, silakan teman-teman bisa masuk dengan akun google teman-teman. 


3. Untuk membuat kuis baru, pilih CREATE di panel sisi kiri.


4. Setelah pilih CREATE, akan muncul pilihan QUIZ atau LESSON. Silakan klik QUIZ ya. Maka teman-teman akan diberi pilihan. Penggunaan AI bisa dilakukan dari menuliskan prompt saja. Pilih GENERATE FROM TEXT seperti di gambar ini.


5. Setelah itu, teman-teman tinggal menuliskan prompt yang sesuai. Misalkan "Create a quiz for comprehension question for Pinochio Story", Lalu tentukan target untuk kelas berapa, Mata pelajaran apa, dan jumlah soal. Lalu GENERATE QUESTION.


6. Selanjutnya, pilih tema soalnya misal terkait "theme" "plot" dan "characters" . Lalu GENERATE QUESTION.

7. Dalam hitungan detik (eh tergantung sinyal dink), soal-soalnya sudah terpampang di akun Quiziz kita. Selanjutnya, kita cek bahasanya. Apabila masih bahasa Indonesia maka kita ubah ke Bahasa Inggris dengan klik DIFFERENTIATE, lalu TRANSLATE LANGUAGE. Lalu, SAVE CHANGES.

Selain mengubah bahasa, menu DIFFERENTIATE juga bisa mengubah level membaca, dan lain-lain. 


8. Setellah jadi, pastikan teman-teman mengecek pertanyaan dan jawaban terlebih dahulu. Kalau belum cocok, kalian bisa mengedit itemnya. Kalau sudah cocok, silakan klik PUBLISH. Dan muncul tampilan seperti ini, kalian bisa menggunakannya secara LIVE (langsung di kelas) atau dengan moda kertas (PAPER MODE). Saat ini kita coba moda ASSIGN HOMEWORK ya. (Untuk paper mode kita diskusikan next time atau teman2 bisa explore juga)

9. Selanjutnya muncul tampilan yang berisi link kuis. Pertama ubah deadline menjadi "no deadline" lalu COPY link lalu kirimkan ke WA anak2. Teman-teman juga bisa memberikan codenya ke siswa. 


Selain itu, link juga bisa diubah dalam bentuk bar code melalui bit.ly atau s.id atau platform memperpendek link lainnya. 

Selamat mencoba. Semoga bermanfaat.


 

Tuesday, March 19, 2024

Instruksi Adaptif: Berbagi Pengalaman Praktik mengajar dan Modul Ajar, LKPD, dan Instrumen Asesmen (Quiz)

 

Sugeng sonten Educators, 
Selamat menanti buka puasa. Kali ini saya mau berbagi pengalaman praktik mengajar secara "Instruksi Adaptif". Kebetulan hari ini saya disupervisi dan diobservasi oleh Ibu Kepala Sekolah. 

    Beberapa waktu lalu, saya mengembangkan Modul ajar dan LKPDnya serta menyiapkan quiz-quiz yang diperlukan. Ketika praktik tadi sempat berpikir, wah anak-anak akan ngantuk ini soalnya jam ke 8 dan 9, mana puasa lagi. Dan, ketika masuk kelas sudah ada anak yang lagi tiduur, pelan-pelan coba kubangunkan meski suksesnya baru pas bagian main game pakai HP. hehe. 
    Anak yang lain surprisingly aktif (thank you anak-anakku). Di awal saya beri mereka quiz untuk pre-assessment terkait pengetahuan mereka mengenai teks recount. Quizziznya bisa diakses di pre-assessment atau scan di bar code berikut:
Dari sini bisa diketahui sejauh mana anak-anak tahu tentang teks recount. 
    Selanjutnya untuk mengenalkan mereka pada topik yang akan dibicarakan,saya tampilkan dua gambar tentang sampah plastik di pantai dan penyu yang berenang di lautan dengan sampah plastik. Lalu, saya ajak mereka menyampaikan apa yang mereka lakukan terhadap sampah plastik. Berikut jawaban anak-anak:
    
Selanjutnya, siswa mengenal kosa-kata yang dipakai di teks dengan bermain game di Wordwall https://s.id/Game_T2  Selanjutnya siswa membaca teks dalam bentuk teks dalam video atau LKPD dan mencoba menjawab pertanyaan terkait teks. Di akhir pembelajaran, siswa mengisi exit slip untuk refleksi. Kebanyakan menyatakan senang dengan melingkari emoticon "happy and excited"

    Nah, untuk pembelajaran ini Modul Ajarnya bisa diakses di sini ya Modul Ajar Laily English 1
Sedangkan sampel LKPD di LKPD Laily English 1

Ok semoga bermanfaat, saatnya saya siapin buka dulu. 




Monday, March 18, 2024

Pre-assessment in the differentiated Classroom

       Pre-assessment in the differentiated Classroom


        Hello educators, 

        Rasanya sudah berabad-abad tidak nulis di sini. Postingan terakhirku di tahun 2020 (ya ampun malu bangett) Dulu sok sibuk ngerjain disertasi padahal mah...sibuk scroll Tik Tok dan akses K-drama on going selama masa Tugas Belajar. Namun, kini masa studyku sudah berakhir dan mulai gabut. Jadi, untuk menjaga kewarasanku izinkan aku kembali menyapa teman2 di blog ini ya. (disclaimer alamatku yang lailyenglish.com sudah tidak terselamatkan, kemarin mau dibeli lagi sudah dipakai orang yang kurang bertanggung jawab. So, jangan cari aku di sana ndakne puasane batal hehe). 

        Well, saya akan kembali menyapa dengan sharing (asline mendokumentasikan) karya-karyaku semasa tugas belajar. Jadi disertasiku kemarin adalah Pengembangan Model Asesmen Berdiferensiasi yang alhamdulillahnya tanpa sengaja sesuai dengan yang sekarang digembar-gemborkan di Kurikulum Merdeka. Ini thanks to alm. Prof. Badrun Kartowagiran yang menolak judul disertasiku di tahun 2019/ 2020 dan greatest gratitude for Denise Alonzo (from UNSW) who suggested me to explore differentiated assessment that time. Alhamdulillah setelahnya muncul Sekolah Penggerak Angkatan 1 dengan kurikulum prototipanya ngangkat salah satunya differentiated instructions. Alhamdulillah. 

    Ok, dalan pembelajaran diferensiasi kita mencoba mengenal bahwa siswa itu sangat beraneka ragam ya jadi guru perlu menggali informasi tentang peserta didik dari awal pembelajaran.  Mengapa kita perlu melakukan pre-assessment? Karena kita perlu tahu informasi awal siswa dan memberikan pembelajaran yang sesuai dengan mereka. Dalam bukunya Tomlinson diilustrasikan sebagai guru renang yang tahu keadaan muridnya sebelum kasih les, ada yang takut air, ada yang belum bs renang total dan perlu pelampung, dll. Sehingga asesmen awal dilakukan agar siswa tidak keblebeg. 


    Dengan melakukan asesmen awal, guru bisa mengulik informasi tentang kesiapan belajar siswa (readiness to learn), minat siswa, dan profil belajar siswa. 


Kapan melakukannya? Bisa di awal tahun/ semester atay di awal unit. Nah, bagaimana cara melakukannya? Ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Asesmen awal bisa dilakukan secara formal atau informal. Perhatikan penjelasan berikut. 

    

    Akan saya berikan contoh beberapa item asesmen awal yang saya lakukan secara formal dengan kuesioner menggunakan gform. 




Lalu setelah melakukan asesmen awal, apa yang harus kita lakukan? Sabar...akan kita lanjutkan di postingan selanjutnya ya. Namun, yang penasaran dan pengen tahu lebih banyak bisa akses artikel saya di LEARN journal. 


Linknya klik Exploring Students' Diversity (LEARN journal). 

Terima kasih. Siap2 ke kahyangan dulu ya. Bismillah. Selamat membaca. 






Sunday, August 30, 2020

Materi PJJ Bahasa Inggris Kelas 7 (video, RPP, dan Quiz)

Materi Bahasa Inggris untuk PJJ


Hello educators, 

Lama tidak saya update di sini ya. Sekarang keasyikan main edit video. 

Jadi kenapa kok akhirnya saya kembali menyapa di sini? Karena beberapa hari lalu diingatkan kalau domainnya udah mau habis. Dan baru saja saya melakukan pembayaran perpanjangan. Sayang kan kalau sudah dibayar tidak dimanfaatkan. Hehe. 

Bismillah, kembali menulis agar bisa memberi manfaat yang lebih banyak. Aamiin 

Baik langsung saja saya mau share materi Bahasa Inggris yang sdah saya kembangkan selama semester ini ya, semoga manfaat. 

1. KD 3.1 & 4.1 Materi Greeting and Leave taking

Materi ini videonya bisa diakses di Video See you, Raul

Dialog audio Kelas 7 See you, Raul di Dialog mp3 di sini

Quiz di sini

2. KD 3.2 & 4.2 Jati diri sendiri 

Materi videonya dapat diakses Video My name's Dina

RPP sederhana bisa diunduh di RPP di sini

Quiz ada di sini

3. KD 3.2 & 4.2 Jati diri orang lain

Materi videonya dapat diakses di Video This is my brother, Dio

Quiz dapat diakses di Quiz Dio

RPP dapat diakses di RPP Dio

4. KD 3.3 & 4.3 Meminta dan memberi informasi tentang waktu dalam angka

Materi videonya dapat diakses di Do you have the time?

Quiz dapat diakses di Quiz Times

RPP dapat diakses di RPP Times

Baik, semoga bermanfaat ya Bapak/Ibu. 

Aamiin

Salam, 

Laily English

Perjuangan 5 Besar: Calon Duta Teknologi DIY 2024

  Halo Educators Hebad,  Maafkan saya yang lama tidak menyapa. Beberapa hari ini alhamdulillah kembali bergulat dengan waktu dan sat set men...