Saturday, October 26, 2024

Berbagi BEST 11. Kolaborasi Sahabat Teknologi DIY dan Kalimantan Tengah di Kombel MGMP IPS Gunungkidul

 


Halo Educators Hebad,

Kembali berjumpa dalam cerita Berbagi BEST episode ke 11. Kali ini saya berkolaborasi dengan Sahabat Teknologi DIY, Sahabat Teknologi Kalimantan Tengah, dan MGMP IPS untuk webinar. Kolaborasi membuat semuanya lebih luar biasa. Kami jadi bisa belajar banyak dari masing-masing pihak. Acara webinar ini diselenggarakan pada hari Kamis, 24 Oktober 2024 jam 09.00 sampai 11.00 melalui google meet. 

Dikawal oleh Mas Budi selaku koordinator Kombel MGMP IPS GK acara alhamdulillah berjalan lancar. Webinar dibuka oleh Bapak Nurdhianta selaku ketua MGMP IPS GK yang memberikan dukungan dan harapan pada webinar ini bermanfaat untuk rekan semuanya. 


Selanjutnya sesi inti webinar diawali dengan Keynote speaker dari Duta Teknologi DIY tahun 2023 yakni Ibu Rofiana. Beliau memberikan motivasi yang luar biasa untuk kami para sahabat teknologi untuk semangat berkolaborasi dan juga untuk para peserta webinar untuk mengikuti webinar dan mendapatkan inspirasi dari sesi ini. 


Selanjutnya, sesi panel, saya selaku moderator membuka sesi panel dan memperkenalkan pemateri pertama yakni Ibu Yuvita dari SMAN 2 Wates dan mempersilakan beliau membagikan praktik baiknya. 


Beliau mendesain MPI yang luar biasa untuk mengangkat kolaborasi dalam pembelajaran IPS. Selanjutnya, Pembicara kedua jauh - jauh dari KalTeng adalah beliau Bapak Yanuar yang berbagi tentang Genetify yang digunakan dalam materi genetika pelajaran IPA. 

Terakhir, saya sendiri. Saya membagikan BEST (Buffet English Speaking Tasks) yang saya kembangkan untuk mengakomodasi kesiapan belajar siswa yang beragam dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Saya tidak langsung menunjukkan produk MPI saya, namun saya berbagi tentang proses bagaimana seorang guru mengembangkan media dengan baik diawali dengan tahapan analisa kebutuhan - merangcang BEST- mengembangkan BEST-mengimplementasikan dan mengevaluasi atau refleksi. 

Setelah sesi panel berakhir, peserta mendapatkan kesempatan untuk bertanya. Ada dua pertanyaan yang pertama terkait bagaimana belajar mengembangkan media apakah sulit atau tidak. Saya menyampaikan bahwa media yang dibuat tidak langsung WOW, dan tetap belajar untuk bertumbuh mengembangkan media kita. Ada beberapa platform yang bisa digunakan untuk membuat media, guru bisa memilih yang paling nyaman dan sesuai dengan tujaun pembelajaran. Pak yanuar manambahkan bahwa ada platform yang canggih ada yang sederhana, guru bisa belajar dari yang sederhana dulu. Selanjutnya, penanya kedua, Ibu kepala sekolah, Ibu Eni. Beliau memberikan apresiasi kepada pemateri dan memberi dukungan kepada para guru lainnya untuk semangat terus belajar. 

Akhirnya, sesi webinar berbagi kolaborasi Duta Teknologi DIY- SaTe DIY-SaTe KalTeng-MGMP IPS GK berakhir dengan luar biasa. Semoga memberikan manfaat bagi semuanya. Untuk detil webinar bisa disimak di blog MGMP IPS https://mgmpipsgk.blogspot.com/ atau Youtube MGMP IPS berikut


Adapun daftar peserta yang hadir dalam webinar kali ini adalah:











































Sumber (https://mgmpipsgk.blogspot.com/)

Cukup sekian dulu cerita berbagi BEST episode ke 11, sampai bertemu di episode lainnya. 

Salam kolaborasi
Laily Amin Fajariyah

#blptkemendikbudristek
#merdekabelajar
#pembatik2024
#sahabatteknologikemendikbudristek
#platformmerdekamengajar 
#lailyberbagi
#lailyenglish
#lailyenglishberbagi
#BEST_Laily






Berbagi BEST 10. Menyapa dan Berbagi BEST kepada Insan Edukasi dan Sahabat BBGP DIY di Tekno Swaraprada, Radio Edukasi


Radio Edukasi...Cerdas, Santun dan Menghibur...

Sangat rindu dengan kata-kata ini. Setelah lama tidak masuk studio Radio Edukasi akhirnya kembali masuk ruang siaran. Saya sangat senang. Jadi dulu saya mengisi RE Bimbel tiap hari Jumat sore namun karena pandemic terpaksa jeda tidak lagi siaran. Alhamdulillah, ketika menghubungi Mbak Susan BBGP untuk minta kesempatan webinar malah dikasih kesempatan siaran di Tekno Swaraprada, Radio Edukasi. Tentu saja saya setuju karena memiliki kesempatan berbagi BEST yang spesial yakni dengan menyapa Insan Edukasi dan Sahabat BBGP DIY di Radio Edukasi melalui program Tekno Swaraprada.

Sesuai jadwal yang disepakati, saya siaran pada hari Rabu tanggall 23 Oktober 20024 jam 13.00-14.00 bersama Kak Yudha. Menyapa insan edukasi dan berbincang tentang BEST sangat seru bersama kak Yudha. Saya menceritakan apa itu BEST dan kemudian dari mana asal usulnya, bagaimana proses membuat medianya sampai pemanfaatan dan refleksi pemanfaatannya. Tak terasa sudah 1 jam jadi acara harus diakhiri. Untuk Educators Hebad yang belum sempat menyimak Tekno Swaraprada, bisa akses Youtube berikut:


Baik, cukup sekian dulu cerita berbagi BEST episode ke 10, akan bertemu di episode lainnya. 

Salam kolaborasi
Laily Amin Fajariyah

#blptkemendikbudristek
#merdekabelajar
#pembatik2024
#sahabatteknologikemendikbudristek
#platformmerdekamengajar 
#lailyberbagi
#lailyenglish
#lailyenglishberbagi
#BEST_Laily

Berbagi BEST 09.Kembali menyapa dan berbagi BEST pada Bapak Ibu Guru dalam PSP Kelompok 2 di Dinas Pendidikan Gunungkidul

 

Halo Educators Hebad, izinkan saya kembali berbagi ceritta tentang berbagi BEST yang ke 09. 

Sesuai dengan arahan dan jadwal dari Bidang SMP, Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul, saya mendapatkan kesempatan 3 kali berbagi di workshop program PSP yang diadakan sebanyak 3 kelompok. Pada hari Rabu 23 Oktober 2024 adalah kelompok yang kedua dan saya mendapat sesi di akhir sebenarnya. Namun karena agenda berbagi juga di Radio Edukasi, saya berkoordinasi dengan pemateri lain dan diberi kesempatan untuk berbagi terlebih dahulu di jam 10.20-11.15.



Diawali dengan memperkenalkan diri, saya menyapa teman-teman dari program PSP dan kemudian mengajak mereka bermain game "Which one do you prefer" untuk memulai sesi. Tujuannya adalah mengenalkan mereka akan pentingnya perbedaan. Selanjutnya saya sampaikan latar belakang inovasi, dan proses pengembangan MPI BEST saya. Setelah itu saya mengajak peserta workshop untuk mengaksses MPI saya dan mempraktikkan bersama. Selesai mengenalkan implementasi dan refleksi BEST, dua rekan siap memberikan kesan terkait BEST. Keseluruhan highlite ini bisa disaksikan di Youtube berikut:


Adapun kesan dan masukkan guru yang lain terlihat dalam presensi berikut:
\
Cukup sekian dulu cerita berbagi BEST episode ke 09, akan bertemu di episode lainnya. 

Salam kolaborasi
Laily Amin Fajariyah

#blptkemendikbudristek
#merdekabelajar
#pembatik2024
#sahabatteknologikemendikbudristek
#platformmerdekamengajar 
#lailyberbagi
#lailyenglish
#lailyenglishberbagi
#BEST_Laily





Berbagi BEST 08. Kolaborasi Sahabat Teknologi DIY dengan Guru Pembelajar Demak (GPD)

 

Hello Educators Hebad, kembali saya bercerita tentang berbagi BEST kali ini di Komunitas Belajar "Guru Pembelajar Demak" atau GPD yang memiliki slogan "Dari Demak untuk Indonesia" Sangat luar biasa. Pada hari Selasa tanggal 22 Oktober 2024, menjadi kesempatan yang luar biasa bisa menjadi bagian dari sesi berbagi praktik di GPD. Terima kasih luar biasa saya sampaikan kepada teman dan rekan alumni Inobel saya, Pak Eko yang menjadi ketua kombel dan memberikan kesempatan luar biasa ini. Berkolaborasi dengan rekan Sahabat Teknologi dari DIY juga Pak Hury kami berbagi di kombel ini. 

Sesi berbagi dimulai jam 19.30, awalnya saya pikir akan "krik krik" karena malam ternyata antusiasme peserta di sini luar biasa. Semakin malam justru peserta semakin banyak. Dipandu oleh Pak Miftah, saya mendapat sesi berbagi yang pertama kemudian diikuti oleh pertanyaan dari peserta. Saya membagikan BEST (Buffet English Speaking Tasks) saya dan beberapa peserta menanyakan cara mengintegrasikan prinsip diferensiasi dalam pembelajaran berbantuan teknologi. Dilanjutkan sesi kedua, Pak Hury membagikan praktik MIMPInya yakni MPI dan Microsite s.id. Sesi berbagi ini seru meskipun malam hari dan malah berakhir jam 21.30. Di akhir sesi ketika diiminta memberikan "closing statement, saya menyampaikan "sesederhana apapun karya media kita tidak usah galau karena kita akan bertumbuh dengan membagikannya ke orang lain, masukan-masukan yang diterima bisa digunakan untuk mengembangkan media yang ada." 

Berikut detil kegiatan berbagi bisa diakses di Youtube GPD berikut.


Adapun presensi peserta adalah sebagai berikut:

Cukup sekian dulu cerita berbagi BEST episode ke 08, akan bertemu di episode lainnya. 

Salam kolaborasi
Laily Amin Fajariyah

#blptkemendikbudristek
#merdekabelajar
#pembatik2024
#sahabatteknologikemendikbudristek
#platformmerdekamengajar 
#lailyberbagi
#lailyenglish
#lailyenglishberbagi
#BEST_Laily




Refleksi 1 Tahun menjadi Dr. Laily Amin Fajariyah, M.Pd

 

Hari ini 25 Oktober 2024, tepat setahun lalu 25 Oktober 2023 saya merasakan kursi panas Ujian Terbuka/ Ujian Promosi Doktor Penilaian dan Evaluasi Pendidikan. Saya mempromosikan disertasi saya yakni sebuah model asesmen yang disebut DELA. DELA singkatan dari "Differentiated English Language Assessment". DELA inilah yang menjadikan saya bertumbuh dari nol (0) tidak mengenal Differentiated assessment/ instruction menjadi sedikit banyak mengenal diferensiasi di kelas. 

Flashback dari mana munculnya DELA. 

Jadi DELA ini lahir bukan karena sedang boomingnya Diferensiasi di Kurikulum Merdeka. Waktu itu justru sebelum Kur Mer, karena judul yang saya ajukan terkait pengembangan soal HOTS ditolak oleh alm. Prof. Badrun karena terlalu "simple". Awal ditolak pasti lah baper, namun akhirnya alhamdulillah sebelum beliau berpulang di suatu siang saya sempat matur nuwun ke Prof. Badrun. Matur nuwun karena judul saya ditolak dan akhirnya saya mengenal diferensiasi yang pas saya lulus sedang jadi "primadona". 

Singkat cerita, setelah penolakan judul saya, di tahun 2019 Prodi PEP mengadakan kuliah umum bersama Denise Alonzo dari UNSW dan saya bertanya di forum ini tentang kegalauan saya di sekolah dengan siswa yang beragam. Dan beliau menjawab "try to explore differentiated assessment" Sepulang dari situ saya kepoin jurnal2/ buku2 tentang DI/DA dan mulai lah yakin mengajukan judul "Developing a differentiated Assessment for Language Learning" yang akhirnya pas proses pengerjaan disertasi mulai adanya CGP, PSP yang mengangkat diferennsiasi ini. Jadi saya benar-benar bersyukur dengan penolakan judul awal berubah jadi berkah Disertasi saya tepat lahirnya. hehe. Inilah yang semakin menguatkan keyakinan saya, "sing penting usaha sik pol-polan, lan Gusti Allah itu ngerti ndi sik terbaik." 

Ya, kehidupan S3 bagi saya tidak sekedar perjalanan akademik, namun lebih banyak perjalanan spiritual yang saya alami. Kasus judul tadi salah satu contohnya. Selanjutnya terkait publikasi ilmiah, saya selalu mendapat penolakan jurnal awalnya (awal-awal baper ga karuan) akhirnya biasa saja. Dan pertolongan Allah datang tepat pada waktunya. Paper saya yang di tahun 2022 (Desember) ditolak/ tidak dipilih publikasi di LEARN journal (Q2), tiba-tiba di bulan April 2023 diemail untuk melakukan "major revision" Tentu gaspol lah ya, dan benar-benar itu paper launch di LEARN journal bulan Juli 2023 ketika saya mulai "butuh" untuk syarat-syarat ujian disertasi.

Dan, ini bukti kuatnya LoA (menurut saya) Kombinasi antara hard work dan percaya pada Allah


Sebuah catatan "TARGET" yang saya tulis di bulan Juli dan benar adanya October 2023 saya officially Doktor ya mleset sedikit masalah hari. Ulang tahun saya tanggal 21 dan Ujian promosi saya tanggal 25 October. So, my dream came true. 


Dan sekarang sudah setahun dari masa itu, jika direfleksikan banyak hal yang belum maksimal. Saya belum bisa fokus kembali menulis untuk publikasi ilmiah di jurnal internasional (padahal sudah nawaitu). Saya "sibuk" beradaptasi untuk kembali menjadi guru. Saya masih terlalu "sibuk" mengenang masa indah tugas belajar dan menjadi baper karena terkadang merasa hidupnya terlalu datar. Dan apabila dikaitkan dengan keilmuan di PEP yang saya dapatkan, banyak ilmu yang belum saya terapkan dan hampir hilang atau terlupakan. Namun, semangat saya tetap sama inshaAllah. Ketika saya sedang tidak baik-baik saja, dan ingin mengeluh dalam bosan. Maka saya ingat, sudah berapa ratus juta negara habiskan untuk membiayai pendidikan saya. Ketika saya "lelah" dengan keadaan yang kadang di luar kendali perasaan, saya akan mencoba ingat bahwa "saya dibutuhkan" "peran saya dinantikan" entah sekecil apapun peran tersebut di dunia pendidikan. Dan saya akan coba mendengarkan Mars LPDP di sepanjang jalan, untuk sekedar kembali mengobarkan semangat #IndonesiaAkuPastiMengabdi dan #DiriUntukNegeri

Bismillah, semoga tahun-tahun ke depan memberikan saya ruang untuk lebih baik mengamalkan dan membagikan keilmuan atau pengalaman yang sudah saya dapatkan. Bismillah. 

Semoga terus menyalaaaa dalam kebaikan

Bantul, penghujung malam 25 Oktober 2024
Dr. Laily Amin Fajariyah, M. Pd



Wednesday, October 23, 2024

Berbagi BEST 07. Menyapa Guru Bahasa Inggris Kulonprogo dengan BEST

 

Hello Educators Hebad. Cerita berbagi BEST yang ke 7 dilakukan di MGMP Bahasa Inggris SMA/K Kulonprogo dan bertempat di SMA 1 Sentolo yang ternyata sangat dekat sekali dari Kretek Progo. Sebenarnya kegiatan berbagi ke Kulonprogo ini sudah didiskusikan lama. Saya selaku ketua Jogja English Teacher Association (JETA) yakni organisasi profesi untuk guru dan dosen Bahasa Inggris di wilayah Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta bersama dengan teman-teman JETA Board member sudah mendiskusikan dengan Ketua MGMP Kulon Progo, Ibu Reti untuk kolaborasi atau roadshow. 

Alhamdulillah, sekali dayung tiga pulau terlampaui kemarin Selasa 22 Oktober 2024, kolaborasi mulai direalisasikan dengan menyapa dan berbagi BEST dan sharing sedikit pengembangan MPI BEST kepada Bapak/Ibu guru di Kulonprogo. 

Kegiatan berbagi dimulai tanggal 13.10 dengan dibuka oleh bapak kepala sekolah SMAN 1 Sentolo, Kulonprogo. 


Setelah acara pembukaan dilaksanakan, pembawa acara mempersilakan saya untuk memulai berbagi. Saya mengajak peserta berbagi untuk merefleksikan pembelajaran di kelas khususnya kelas speaking dan tantangannya. Kemudian, saya sampaikan perlunya diferensiasi dan contoh teknik diferensiasi tiered assignment yang diterapkan di Jerman. Saya mengakomodasi teknik tersebut dalam mengembangkan MPI BEST. Jadi, setiap tahapan ada paket dengan gambar bulu untuk ABK, paket bintang 1 dan bintang 2. Di akhir sesi, peserta melakukan Q and A terkait pemaparan. Berikut video pelaksanaan berbagi BEST 07 di MGMP Bahasa Inggris Kulonprogo. 


Ada berbagai macam kesan dari peserta workshop yang disampaikan melalui link google form yang sekaligus sebagai presensi workshop. Adapun kesan dan inspirasi yang bisa guru dapatkan dari berbagi BEST ini adalah sebagai berikut:

Cukup sekian dulu cerita berbagi BEST episode ke 07, akan bertemu di episode lainnya. 

Salam kolaborasi
Laily Amin Fajariyah

#blptkemendikbudristek
#merdekabelajar
#pembatik2024
#sahabatteknologikemendikbudristek
#platformmerdekamengajar 
#lailyberbagi
#lailyenglish




Berbagi BEST 06. Kolaborasi Sahabat Teknologi DIY 2024 dari Gunungkidul

 


Hello Educators  hebad, kali ini saya akan cerita beragi BEST 06 melalui webinar LEARNING WITH A CLICK: Pembelajaran Seru berbantuan Teknologi yang dilaksanakan pada hari Senin, 21 Oktober 2024. Webinar ini adalah webinar seri 3 kolaborasi dan berbagi para sahabat Teknologi DIY. Webinar dimulai pukul 13.05 dibuka oleh Bapak Sigit Suryono, M.Pd selaku Duta Teknologi DIY tahun 2018. 


Selanjutnya, saya menjadi pemateri pertama dalam webinar ini dan menyampaikan praktik BEST saya kepada bapak Ibu peserta webinar. 


Setelah menyampaikan latar belakang praktik BEST dan proses atau langkah-langkah yang dilakukan, saya menayangkan MPI BEST 

Saya juga mendemonstrasikan penggunaannya di kelas. Selanjutnya, saya sampaikan pula implementasi di kelas dan refleksi siswa terhadap BEST ini. 

Setelah saya menyampaikan praktik baik saya, bergantian saya menjadi moderator untuk sharing Mbak Deby (Sahabat Teknologi dari Gunungkidul juga) 


Setelah sesi sharing Mbak Deby, ganti Pak Agus membagikan praktik baiknya. 


Setelah ketiga pemateri menyampaikan praktik baik, saatnya QnA. Ada beberapa pertanyaan dari peserta yang dijawab oleh ketiga pemateri. Untuk saya, saya mendapat pertanyaan sekalian masukan terkait kuis yang menyusun kata menjadi kalimat. 

Sesi berbagi pun diakhiri dengan penyampaian closing statements dan foto bersama.

 

Vlog untuk sesi Berbagi BEST 06 ini bisa disimak di video di Youtube Laily English berikut:


Untuk lebih lengkapnya proses webinar bisa disimak video di Youtube Pembatik DIY berikut. 


Adapun kesan para peserta workshop sapat dilihat dari presensi berikut. 





Cukup sekian dulu cerita berbagi BEST episode ke 06, akan bertemu di episode lainnya. 

Salam kolaborasi
Laily Amin Fajariyah

#blptkemendikbudristek
#merdekabelajar
#pembatik2024
#sahabatteknologikemendikbudristek
#platformmerdekamengajar 
#lailyberbagi
#lailyenglish



Perjuangan 5 Besar: Calon Duta Teknologi DIY 2024

  Halo Educators Hebad,  Maafkan saya yang lama tidak menyapa. Beberapa hari ini alhamdulillah kembali bergulat dengan waktu dan sat set men...