Cukup sekian dulu cerita berbagi BEST episode ke 05, akan bertemu di episode lainnya.
This blog is specially created to share knowledge and experience of my teaching and learning journey. Besides, this blog is also dedicated to educators who want to learn more about English teaching, technology in learning, best practices, CAR, assessment in practice, HOTS and other educational issues.
Laily Amin Fajariyah is an English teacher at Junior High School (SMP) 5 Panggang, Gunungkidul, Yogyakarta, Indonesia. She graduated from Educational Research and Evaluation doctoral program at Yogyakarta State University, Indonesia.
Halo Educators Hebad, kembali lagi dalam catatan berbagi BEST di blog Laily English. Catatan BEST ke 04 kali ini adalah saat belajar bersama teman-teman di Kombel SMPN 3 Bantul. Terima kasih sebelumnya saya sampaikan kepada Bapak Joko Sulistya selaku Kepala Sekolah Inspiratif dari SMP 3 Bantul yang memfasilitasi saya dan Mbak Noviana Hapsari untuk berbagi praktik baik.
Jumat, 18 Oktober 2024 sesi Sahabat Teknologi DIY Berbagi di SMPN 3 Bantul dimulai dengan sambutan pembuka dari Bapak Wakil Kepala sekolah, dilanjutkan pemaparan praktik oleh Mbak Noviana yang berbagi MPInya yang luar biasa.
Selanjutnya, saya berbagi tentang pemanfaatan MPI BEST (Buffet English Speaking Tasks) yang digunakan untuk mengakomodasi berbagai kesiapan belajar siswa termasuk kebutuhan siswa ABK. Namun sebelum berbagi terlebih dahulu saya mengajak Bapak Ibu guru untuk berefleksi tentang kelas, bagaimana siswa ABK apakah sudah terakomodasi atau belum dan sebagainya. Saya pun kemudian memaparkan praktik pengembangan dan implementasi BEST mulai dari analisa kebutuhan, perancangan, pengembangan, implementasi dan refleksi BEST. Berikut sekilas video berbagi praktik saya.
Adapun sesi berbagi secara menyeluruh dapat diakses di Youtube SMPN 3 Bantul berikut.
Laily Amin Fajariyah is an English teacher at Junior High School (SMP) 5 Panggang, Gunungkidul, Yogyakarta, Indonesia. She graduated from Educational Research and Evaluation doctoral program at Yogyakarta State University, Indonesia.
Assalamualaikum Educators Hebad,
Kali ini saya akan bercerita tentang Berbagi Praktik BEST ke 3 saya. Pada kesempatan kali ini saya berkolaborasi dengan Bapak Ibu dosen Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Setelah melakukan diskusi, akhirnya sepakat Kuliah Umum dilaksanakan di PBI UMY pada hari Kamis, 17 Oktober 2024 bersama mahasiswa semester 3 dan 5 Prodi PBI. Berikut flyer acaranya.
Pada jam 13.20 kelas dimulai dan dibuka oleh Mr. Puthut yang memperkenalkan saya kepada para mahasiswa. Beliau pun bertanya, siapa yang mau menjadi guru. surprisingly, ada 2 mahasiswi di antara 30an mahasiswa yang mengangkat tangannya. Dan ketika ditanya pun, menjadi guru adalah Plan B mereka. Wow, that's surprising fact dari mahasiswa PBI ya.
Laily Amin Fajariyah is an English teacher at Junior High School (SMP) 5 Panggang, Gunungkidul, Yogyakarta, Indonesia. She graduated from Educational Research and Evaluation doctoral program at Yogyakarta State University, Indonesia.
Assalamualaikum educators hebad,
Selain menceritakan keseruan dan pengalaman belajar di sesi Kuliah Umum Pembatik Level 4, ada sesi lain yang juga dinanti-nanti oleh kami yakni sesi sinkronous. Sesi sinkronous untuk kelas Berbagi 05 yang terdiri dari Sahabat Teknologi DIY 2024 didampingi para Duta Teknologi DIY dan Bapak Ferry Yun Kurniawan selaku PTP diselenggarakan pada hari Jumat tanggal 18 Oktober 2024 pukul 19.00-21.00. Momen ini sangat dinanti-nanti karena sudah banyak pertanyaan yang ingin dikonfirmasi ke mentor di kelas.
Sesi sinkronous diawali dengan perkenalan dari PTP dan para duta teknologi DIY dari tahun 2018 sampai 2023.
Laily Amin Fajariyah is an English teacher at Junior High School (SMP) 5 Panggang, Gunungkidul, Yogyakarta, Indonesia. She graduated from Educational Research and Evaluation doctoral program at Yogyakarta State University, Indonesia.
Kuliah Umum Pembatik Level 4 Tahun 2024 bertemakan "Inovasi Pembelajaran DIgital dengan Pemanfaatan Artificial Intelligent / AI" Adapun topik utama kuliah umum tersebuta adalah "Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran Digital". Kuliah ini dilakukan secara daring melalui zoom pada hari Sabtu, 19 Oktober 2024 dari pukul 13.00 sampai 17.00 WIB. Meskipun berdurasi lumayan lama, namun kuliah umum ini diikuti lebih dari 600 peserta dengan aktif karena menghadirkan para narasumber hebat di bidangnya yang membukakan para sahabat Teknologi dengan pemanfaatan AI.
Di awali dengan penanyangan report peserta pembatik dari tahun ke tahun membuat saya sebagai peserta pembatik tahun ini semakin takjub. Di tahun ini total 319.743 guru atau tenaga pendidik yang mengikuti kegiatan Pembatik. Jumlah yang sangat meningkat secara signifikan dibandingkan tahun 2023 yakni 79.919.
Selanjutnya, pemateri pertama sesi kuliah umum adalah Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Prof. E. Aminudin Aziz, M.A., Ph.D yang menyampaikan pemanfaatan AI dalam upaca pelestarian bahasa daerah. Secara pribadi sebagai guru bahasa asing, topik ini menarik bagi saya karena saya juga merasakan bagaimana bahasa daerah kita sudah mulai berkurang penuturnya. Anak-anak lebih dikenalkan untuk berbahasa Indonesia atau bahkan bahasa Inggris. Ternyata, kecanggihan AI dapat membantu kita menjaga kelestarian bahasa daerah agar tidak punah dengan berkurangnya penutur asli.
Bagaimana melestarikan bahasa yaitu dengan mengumpulkan penutur asli untuk memberikan data (corpus) pada AI. Dalam upaya pelestarian ini, diperlukan kolaborasi dalam pengumpulan korpus data bahasa daerah untuk dimasukkan dalam program yang dikembangkan. Guru yang langsung berhubungan dengan penutur asli bahasa bisa membantu juga dalam proses pengumpulan data bahasa yang langsung dari sumber ujaran siswa. Kerjasama antara linguist dan AI enthusiast or scientist dan banyak pihak sangat terlihat nyata di sini. Semakin menyadarkan saya betapa sangat pentingnya KOLABORASI.
Pada materi kedua, Dr. Yudhistira Nugraha, S.T. MCIT adv menyampaikan tentang penerapan AI dalam berbagai hal di dunia pendidikan. Ada 3 pendekatan AI yakni:
1. Problem solving agent. Salah satu cintoh penggunaan di keseharian kita yakni penggunaan google maps
2. Knowledge based agent
3. learning based agent (saat ini sedang hype disebut generative AI. Pengetahuan bersumber dari pembelajaran dari data, sehingga memberikan respon/ keputusan masa depan)
Contoh pemulihan bahasa tadi menggunakan learning based agent.
Laily Amin Fajariyah is an English teacher at Junior High School (SMP) 5 Panggang, Gunungkidul, Yogyakarta, Indonesia. She graduated from Educational Research and Evaluation doctoral program at Yogyakarta State University, Indonesia.
Assalamualaikum Educators Hebad,
Alhamdulillah hari ini, 18 Oktober 2024, saya dan dua rekan sahabat teknologi DIY 2024 dari Gunungkidul bisa beraudiensi dengan Ibu Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul. Sebelum melaksanakan audiensi, di hari Selasa tanggal 15 Oktober 2024 terlebih dahulu saya menemui asisten Ibu Kepala dinas untuk mendapatkan janji temu. Dan alhamdulillah di sela kesibukan dan ketugasan Ibu Nunuk, beliau memberikan kesempatan kepada kami untuk "sowan".
Bertiga, saya dari SMPN 5 Panggang, Bu Ilya dari SMPN 2 Gedangsari dan Pak Agus dari SMP 1 Patuk sowan Ibu Nunuk. Ibu Nunuk memberikan selamat kepada kami karena sudah memasuki Level 4 Pembatik dan memberikan dukungan serta support kepada kami di acara ini. Beliau pun dengan suka rela memberikan dukungan dalam bentuk video dan mendoakan yang terbaik untuk kami semua. Beliau menyampaikan pentingnya berkolaborasi dan belajar dan membagikan praktik-praktik baik kami kepada guru yang lebih luas. Semoga bisa menginspirasi guru lain. Berikut video audiensinya.
Dengan doa dan dukungan beliau, kami menjadi semakin bersemangat untuk belajar, berbagi dan berkolaborasi di Pembatik ini. Bismillah.
Salam kolaborasi!
Laily Amin Fajariyah
#blptkemendikbudristek
#merdekabelajar
#pembatik2024
#sahabatteknologikemendikbudristek
#platformmerdekamengajar
#lailyberbagi
#lailyenglish
#lailyenglishberbagi
Laily Amin Fajariyah is an English teacher at Junior High School (SMP) 5 Panggang, Gunungkidul, Yogyakarta, Indonesia. She graduated from Educational Research and Evaluation doctoral program at Yogyakarta State University, Indonesia.
Assalamualaikum WR. WB. Halo Educators Hebad. Bagaimana harimu? Semoga bahagia selalu dan tetap semangat dalam berbagi ilmu.
Kali ini, saya akan menceritakan pengalaman berbagi saya di Workshop angkatan 1 PSP di Dinas Pendidikan Gunungkidul. Namun sebelumnya, saya akan ceritakan bagaimana akhirnya bisa berbagi di acara luar biasa bersama Kepala Sekolah dan guru yang luar biasa dari Sekolah Penggerak angkatan 1 dan 2 di Gunungkidul.
Setelah memastikan Lulus Level 3 dan Lolos Level 4 Pembatik 2024 dari hasil pengumuman tanggal 13 Oktober, hari berikutnya saya awali dengan menghubungi Pihak Bidang SMP, Dinas Pendidikan Kab. Gunungkidul. Saya sampaikan bahwa saya alhamdulillah lolos Level 4 Pembatik dan bermaksud berbagi praktik baik kepada guru/ tendik dan memohon izin pihak dinas untuk berbagi di acara dinas. Kebetulan di bidang SMP sedang melaksanakan program workshop 4 hari untuk 3 kelompok Bapak Ibu Guru dan kepala sekolah di Sekolah Penggerak baik angkatan 1 maupun 2. Selanjutnya, saya berdiskusi dengan PIC kegiatan untuk mengatur jadwal diseminasi.
Alhamdulillah, hari Rabu tanggal 16 Oktober 2024 jam 12.45-13.30 merupakan jadwal saya berbagi. Saya sengaja datang lebih awal untuk menyimak materi sebelumnya. Dan luar biasa sekali sebelumnya teman guru dan kepala sekolah di Sekolah Penggerak berbagi praktik baik mereka yang luar biasa menginspirasi. Setelah jam 12.40 peserta terakhir berbagi dan gantilah saya maju untuk berbagi praktik baik.
Saya awali dengan memperkenalkan diri saya dan berterima kasih karena teman-teman masih berada di ruangan untuk menjadi peserta berbagi saya. Kemudian, saya sampaikan latar belakang praktik sayadan langkah-langkah yang saya ambil mulai dari asesmen awal, merancang BEST, mengembangkan BEST, dan implementasi serta refleksi. Saya juga mengajak peserta berbagi untuk praktik mengakses MPI BEST saya dengan menscan kode berikut atau mengetik s.id/BEST_Laily
Setelah praktik, dan sesi tanya jawab dengan peserta akhirnya sesi berbagi harus diakhiri. Peserta pun mengisi presensi online dan refleksi melalui google form. Selain itu, saya juga meminta bantuan Ibu Ria Astuti, M.Pd (Kepala Sekolah SMP Muh Playen) dan Bu Rima (Guru Bahasa Inggris SMP Muh. Mujahidin) untuk memberikan testimoni terkait berbagi dan praktik saya. Berikut video berbagi dan testimoni peserta berbagi.
Adapun presensi atau daftar hadir peserta diseminasi adalah sebagai berikut:
Salam Kolaborasi,
Laily Amin Fajariyah
#blptkemendikbudristek
#merdekabelajar
#pembatik2024
#sahabatteknologikemendikbudristek
#platformmerdekamengajar
#lailyberbagi
#lailyenglish
#lailyenglishberbagi
Laily Amin Fajariyah is an English teacher at Junior High School (SMP) 5 Panggang, Gunungkidul, Yogyakarta, Indonesia. She graduated from Educational Research and Evaluation doctoral program at Yogyakarta State University, Indonesia.
Halo Educators Hebad, Maafkan saya yang lama tidak menyapa. Beberapa hari ini alhamdulillah kembali bergulat dengan waktu dan sat set men...