Tuesday, October 22, 2024

Berbagi BEST 05: Mengulik Pembelajaran Berdiferensiasi dengan BEST di Kelas TEFL, Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

 


Kelas Teaching English as a Foreign Language adalah kelas yang mengenalkan para mahasiswa dengan prinsip-prinsip dan metode pembelajaran Bahasa Inggris sebagai penutur asing. Di Prodi Pendidikan bahasa Inggris UST materi ini disampaikan di semester 5. Beruntung sekali, Ibu Hasty Robiasih memberikan kesempatan kolaborasi kepada Laily English untuk berbagi BEST di kelas ini dalam bentuk Kelas Guest Lecture seperti flyer berikut. 

Kelas Berbagi BEST dilaksanakan pada hari Senin, 21 Oktober 2024 pada pukul 11.20-12.30 di ruang 107 Gedung FKIP, UST di Jalan Batikan. Kelas berbagi diawali dengan menyapa mahasiswa dan memperkenalkan mereka pada perlunya mengakomodasi perbedaan siswa dari sisi minat, kesiapan belajar, dan profil belajarr siswa. Selanjutnya, latar belakang pengembangan disampaikan dan diikuti oleh demo menggunakan BEST. Mahasiswa menyecan kode BEST dan mencoba memainkannya. Setelah itu, berbagi dilanjutkan dengan hasil implementasi dan refleksi siswa. Adapun sesi berbagi dapat disaksikan dalam video berikut


Setelah selesai, mahasiswa diberi kesempatan bertanya dan merefleksikan apa yang mereka dapatkan dari sharing saya. Berikut beberapa refleksi mereka melalui google form. 

Dari gambar di atas banyak komentar positid seperti "so interesting, good, sangat memuaskan, dsb" 

Namun dari sini ada masukan juga yang didapatkan seperti perlunya kejelasan redaksi untuk siswa di bagian yang banyak "text". 

Selain mengisi google form, mahasiswa juga mengisi presensi manual dari kampus sebagai berikut. 

Cukup sekian dulu cerita berbagi BEST episode ke 05, akan bertemu di episode lainnya. 

Salam kolaborasi
Laily Amin Fajariyah

#blptkemendikbudristek
#merdekabelajar
#pembatik2024
#sahabatteknologikemendikbudristek
#platformmerdekamengajar 
#lailyberbagi
#lailyenglish


Monday, October 21, 2024

Berbagi BEST 04: Belajar bersama Teman-teman di SMPN 3 Bantul

 


Halo Educators Hebad, kembali lagi dalam catatan berbagi BEST di blog Laily English. Catatan BEST ke 04 kali ini adalah saat belajar bersama teman-teman di Kombel SMPN 3 Bantul. Terima kasih sebelumnya saya sampaikan kepada Bapak Joko Sulistya selaku Kepala Sekolah Inspiratif dari SMP 3 Bantul yang memfasilitasi saya dan Mbak Noviana Hapsari untuk berbagi praktik baik. 

Jumat, 18 Oktober 2024 sesi Sahabat Teknologi DIY Berbagi di SMPN 3 Bantul dimulai dengan sambutan pembuka dari Bapak Wakil Kepala sekolah, dilanjutkan pemaparan praktik oleh Mbak Noviana yang berbagi MPInya yang luar biasa. 

Selanjutnya, saya berbagi tentang pemanfaatan MPI BEST (Buffet English Speaking Tasks) yang digunakan untuk mengakomodasi berbagai kesiapan belajar siswa termasuk kebutuhan siswa ABK. Namun sebelum berbagi terlebih dahulu saya mengajak Bapak Ibu guru untuk berefleksi tentang kelas, bagaimana siswa ABK apakah sudah terakomodasi atau belum dan sebagainya. Saya pun kemudian memaparkan praktik pengembangan dan implementasi BEST mulai dari analisa kebutuhan, perancangan, pengembangan, implementasi dan refleksi BEST. Berikut sekilas video berbagi praktik saya. 

Adapun sesi berbagi secara menyeluruh dapat diakses di Youtube SMPN 3 Bantul  berikut.


Antusiasme peserta terlihat tidak hanya ketika proses sharing, namun tercermin dalam refleksi di google form yang Bapak Ibu guru tuliskan sekaligus sebagai presensi. Berikut kesan dan inspirasi yang didapatkan Bapak Ibu guru dari BEST saya. 


Semoga terus menginspirasi dan bermanfaat. Baik, cukup sekian untuk cerita berbagi BEST di SMPN 3 Bantul. Kita akan berjumpa lagi dengan cerita lainnya. 

Salam Kolaborasi!

Laily Amin Fajariyah 

#blptkemendikbudristek
#merdekabelajar
#pembatik2024
#sahabatteknologikemendikbudristek
#platformmerdekamengajar 
#lailyberbagi
#lailyenglish


Sunday, October 20, 2024

Berbagi BEST 03: Technology -assisted Differentiated Instructions di Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMY (Seru lhoo Jadi Guru)

 


Assalamualaikum Educators Hebad, 

Kali ini saya akan bercerita tentang Berbagi Praktik BEST ke 3 saya. Pada kesempatan kali ini saya berkolaborasi dengan Bapak Ibu dosen Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Setelah melakukan diskusi, akhirnya sepakat Kuliah Umum dilaksanakan di PBI UMY pada hari Kamis, 17 Oktober 2024 bersama mahasiswa semester 3 dan 5 Prodi PBI. Berikut flyer acaranya. 


Pada jam 13.20 kelas dimulai dan dibuka oleh Mr. Puthut yang memperkenalkan saya kepada para mahasiswa. Beliau pun bertanya, siapa yang mau menjadi guru. surprisingly, ada 2 mahasiswi di antara 30an mahasiswa yang mengangkat tangannya. Dan ketika ditanya pun, menjadi guru adalah Plan B mereka. Wow, that's surprising fact dari mahasiswa PBI ya. 


Saatnya saya pun berbagi praktik. Namun, sebelum berbagi praktik saya ingin mengetahui sejauh mana mahasiswa di ruang tersebut mengerti adanya diferensiasi di kelas, sehingga saya awali kelas dengan game "Which one do you prefer?" untuk mengenalkan bahwa setiap anak memiliki kesukaan/ minat/ dan preferensi yang berbeda-beda. Ketika mereka setuju dengan hal itu, barulah saya bagikan latar belakang praktik saya dan proses pengembangan BEST (Buffet English Speaking Tasks). Dilanjutkan dengan mempraktikkan menggunakan MPI BEST dan mendemokannya di depan mahasiswa. Berikut video berbagi praktik di PBI UMY.

Setelah mendiskusikan penggunaan MPI BEST yang saya kembangkan, saya sampaikan refleksi siswa dan manfaat BEST di mana salah satunya mengaktifkan siswa ABK dan siswa pada umumnya. Mahasiswa terlihat tertarik dengan konsep diferensiasi dan akomodasi ABK ini terbukti pada sesi QnA kami banyak diskusi tentang hal tersebut selain tentang pemanfaatan BEST. 

Di akhir sesi, Mr.Puthut meminta mahasiswa berefleksi dan menanyakan apa yang didapat dari sesi kuliah saya. Selain itu, beliau juga menanyakan sekarang berapa mahasiswa mau menjadi guru? Dan alhamdulillah beberapa menjawab. "boleh lahhh" Adapun testimoni perwakilan mahasiswa dapat disimak di video ini:


Selain mereka bertiga, mahasiswa juga memberikan refleksinya sebagai salah satu pendukung kehadiran melalui google form. Berikut refleksi mahasiswa yang hadir. 


Semoga apa yang saya sampaikan bermanfaat untuk mahasiswa calon  guru ini. Bismillah. Cukup sekian dulu cerita berbagi 03. Lanjut cerita berikutnya ya...

Salam kolaborasi. 
Laily Amin Fajariyah 

#blptkemendikbudristek
#merdekabelajar
#pembatik2024
#sahabatteknologikemendikbudristek
#platformmerdekamengajar 
#lailyberbagi
#lailyenglish

Kelas Sinkronous Pembatik Level 4

 


Assalamualaikum educators hebad,

Selain menceritakan keseruan dan pengalaman belajar di sesi Kuliah Umum Pembatik Level 4, ada sesi lain yang juga dinanti-nanti oleh kami yakni sesi sinkronous. Sesi sinkronous untuk kelas Berbagi 05 yang terdiri dari Sahabat Teknologi DIY 2024 didampingi para Duta Teknologi DIY dan Bapak Ferry Yun Kurniawan selaku PTP diselenggarakan pada hari Jumat tanggal 18 Oktober 2024 pukul 19.00-21.00. Momen ini sangat dinanti-nanti karena sudah banyak pertanyaan yang ingin dikonfirmasi ke mentor di kelas. 

Sesi sinkronous diawali dengan perkenalan dari PTP dan para duta teknologi DIY dari tahun 2018 sampai 2023. 


Begitu ditayangkan sosmed para DTK, saya langsung membuka Instagram dan memfollow beliau-beliau. Semakin semangat melanjutkan Pembatik karena ingin mengikuti jejak-jejak berbagi yang luar biasa dari para duta. 

Setelah sesi perkenalan berlangsung, Ibu Rofiana selaku Duta Teknologi tahun 2023 memaparkan alur dan tagihan level 4 ini. 

Dengan memperhatikan timeline yang ada, kami perlu membuat Action Plan. Apabila kemarin sebelum sesi, saya hanya menuliskan catatan berbagi di google calender, action plan ini membantu untuk mengatur proses berbagi dan mengantisipasi hal yang akan dihadapi. 

Sesi dilaknjutkan dengan pemaparan modul dilakukan untuk pendalaman bersama modul 11, 12, dan 13. Modul 11 tentang "Membangun Komunikasi dan Kolaborasi dalam Pemanfaatan Teknologi"  profesi. 

Modul ini sangat membantu kami Sahabat Teknologi yang saat ini di Level 4 perlu mengasah keterampilan komunikasi kami dan kolaborasi dengan stakeholders, komunitas belajar, MGMP, ataupun organisasi.

Pada modul 12, pemanfaatan media sosial juga sangat bermanfaat untuk kami yang sedang berbagi. 

Terakhir, modul 13 terkait Publikasi Karya Tulis dan ilmiah guru. Dari praktik baik yang kami akukan ternyata bisa menjadi satu tulisan atau bahkan lebih yang bisa dipublikasikan di blog, jurnal atau media lainnya. 

Saya berencana selain menuliskan karya di blog atau dibagikan di media sosial, BEST akan bisa saya laporkan dalam jurnal ilmiah. Ini menjadi rencana yang harus segera terlaksanakan. Bismillah.

Setelah pemaparan materi, saatnya sesi tanya jawab di mana kami yang masih galau dan bingung diberikan pencerahan dari mentor/ duta. Semoga terus semangat dalam belajar, berbagi, dan berkolaborasi. 

Salam kolaborasi. 
Laily Amin Fajariyah 

#blptkemendikbudristek
#merdekabelajar
#pembatik2024
#sahabatteknologikemendikbudristek
#platformmerdekamengajar 
#lailyberbagi
#lailyenglish




Kuliah Umum Pembatik Level 4 Tahun 2024: Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran

 

Kuliah Umum Pembatik Level 4 Tahun 2024 bertemakan "Inovasi Pembelajaran DIgital dengan Pemanfaatan Artificial Intelligent / AI" Adapun topik utama kuliah umum tersebuta adalah "Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran Digital".  Kuliah ini dilakukan secara daring melalui zoom pada hari Sabtu, 19 Oktober 2024 dari pukul 13.00 sampai 17.00 WIB. Meskipun berdurasi lumayan lama, namun kuliah umum ini diikuti lebih dari 600 peserta dengan aktif karena menghadirkan para narasumber hebat di bidangnya yang membukakan para sahabat Teknologi dengan pemanfaatan AI. 

Di awali dengan penanyangan report peserta pembatik dari tahun ke tahun membuat saya sebagai peserta pembatik tahun ini semakin takjub. Di tahun ini total 319.743 guru atau tenaga pendidik yang mengikuti kegiatan Pembatik. Jumlah yang sangat meningkat secara signifikan dibandingkan tahun 2023 yakni 79.919. 

Selanjutnya, pemateri pertama sesi kuliah umum adalah Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Prof. E. Aminudin Aziz, M.A., Ph.D yang menyampaikan pemanfaatan AI dalam upaca pelestarian bahasa daerah. Secara pribadi sebagai guru bahasa asing, topik ini menarik bagi saya karena saya juga merasakan bagaimana bahasa daerah kita sudah mulai berkurang penuturnya. Anak-anak lebih dikenalkan untuk berbahasa Indonesia atau bahkan bahasa Inggris. Ternyata, kecanggihan AI dapat membantu kita menjaga kelestarian bahasa daerah agar tidak punah dengan berkurangnya penutur asli. 

Bagaimana melestarikan bahasa yaitu dengan mengumpulkan penutur asli untuk memberikan data (corpus) pada AI. Dalam upaya pelestarian ini, diperlukan kolaborasi dalam pengumpulan korpus data bahasa daerah untuk dimasukkan dalam program yang dikembangkan. Guru yang langsung berhubungan dengan penutur asli bahasa bisa membantu juga dalam proses pengumpulan data bahasa yang langsung dari sumber ujaran siswa. Kerjasama antara linguist dan AI enthusiast or scientist dan banyak pihak sangat terlihat nyata di sini. Semakin menyadarkan saya betapa sangat pentingnya KOLABORASI. 

Pada materi kedua, Dr. Yudhistira Nugraha, S.T. MCIT adv menyampaikan tentang penerapan AI dalam berbagai hal di dunia pendidikan. Ada 3 pendekatan AI yakni:

1. Problem solving agent. Salah satu cintoh penggunaan di keseharian kita yakni penggunaan google maps

2. Knowledge based agent

3. learning based agent (saat ini sedang hype disebut generative AI. Pengetahuan bersumber dari pembelajaran dari data, sehingga memberikan respon/ keputusan masa depan)

Contoh pemulihan bahasa tadi menggunakan learning based agent. 



Pemateri ketiga, Dr. Ir. Eko Mursito Budi, M.T. selaku tim Percepatan AI dari ITB menyajikan materi yang tak kalah menarik terkait Pemanfaatan AI dan etikanya. Gambar berikut materi yang membuat saya mengangguk-angguk ketika dipaparkan. Beliau menjelaskan bedanya Revolusi Industri yang mengubah berbagai tenaga otot menjadi mesin, dan saat ini AI mengubah apa yang dikerjakan Otak dengan AI. 

AI juga didesain mampu menyelesaikan permasalahan-permasalahan di level Higher Order thinking skills. 


Namun dalam pemanfaatannya kita perlu bijaksana karena adanya isu terkait data privasi, bias dari AI dan sebagainya. Sebelum menggunakan AI, harus tahu dulu keamanan dan etikanya. Pakailah AI dengan bertanggung jawab. 

Sesi selanjutnya, diskusi panelis menghadirkan guru-guru dengan inovasi pembelajaran memanfaatkan AI. Narasumber pertama adalah Ibu Dini Febrian dari SMPN 2 Amlapura yang menyampaikan pemanfaatan AI dari perencanaan, pelaksanaan, dan asesmen pembelajaran. 


Selanjutnya Ibu Ulfah Niswatul Aliyah menunjukkan bagaimana kolaborasi antar siswa bisa tercipta dengan AI. 
'
Siswa berkolaborasi dengan google doc dan slide dilanjutkan siswa bermain mencari jodoh. 
Siswa antusias belajar. 

Terakhir, Dr. Andry Alamsyah menyampaikan peran AI untuk siswa sebagai sumber referensi, namun guru harus mengajak siswa membiasakan verifikasi data dari hasil jawaban AI. 



Dan hal yang tak kalah penting untuk diingat adalah "jangan pernah claim karya AI sebagai karya kita".

Dari sini dapat dilihat bahwa AI mampu memberikan manfaat dalam pembelajaran seperti dalam melakukan tugas administratif; meningkatkan pembelajaran; dan mendukung guru mengakomodasi keberagaman siswa. 
Namun ada beberapa tantangan terkait pemanfaatan AI seperti perbedaan akses digital dan etika pemanfaatan AI. 

Secara umum semua materi kuliah umum memberikan pengetahuan baru dan memperkuat apa yang sudah saya pahami dan manfaatkan dari AI. Semakin sadar pula bahwa guru perlu memanfaatkan AI untuk meningkatkan kualitas pembelajarannya, namun tidak serta merta melakukan tanpa verifikasi atau "asal pakai" Memanfaatkan AI dengan bijak adalah kunci Kuliah Umum kali ini. Luar biasa. Semakin menyala. 

#blptkemendikbudristek
#merdekabelajar
#pembatik2024
#sahabatteknologikemendikbudristek
#platformmerdekamengajar 
#lailyberbagi
#lailyenglish

Friday, October 18, 2024

Audiensi dengan Ibu Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Ibu Nunuk Setyowati, S.Pd., M.M.

 


Assalamualaikum Educators Hebad, 

Alhamdulillah hari ini, 18 Oktober 2024, saya dan dua rekan sahabat teknologi DIY 2024 dari Gunungkidul bisa beraudiensi dengan Ibu Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul. Sebelum melaksanakan audiensi, di hari Selasa tanggal 15 Oktober 2024 terlebih dahulu saya menemui asisten Ibu Kepala dinas untuk mendapatkan janji temu. Dan alhamdulillah di sela kesibukan dan ketugasan Ibu Nunuk, beliau memberikan kesempatan kepada kami untuk "sowan".

Bertiga, saya dari SMPN 5 Panggang, Bu Ilya dari SMPN 2 Gedangsari dan Pak Agus dari SMP 1 Patuk sowan Ibu Nunuk. Ibu Nunuk memberikan selamat kepada kami karena sudah memasuki Level 4 Pembatik dan memberikan dukungan serta support kepada kami di acara ini. Beliau pun dengan suka rela memberikan dukungan dalam bentuk video dan mendoakan yang terbaik untuk kami semua. Beliau menyampaikan pentingnya berkolaborasi dan belajar dan membagikan praktik-praktik baik kami kepada guru yang lebih luas. Semoga bisa menginspirasi guru lain. Berikut video audiensinya. 


Dengan doa dan dukungan beliau, kami menjadi semakin bersemangat untuk belajar, berbagi dan berkolaborasi di Pembatik ini. Bismillah. 

Salam kolaborasi!

Laily Amin Fajariyah

#blptkemendikbudristek

#merdekabelajar

#pembatik2024

#sahabatteknologikemendikbudristek

#platformmerdekamengajar 

#lailyberbagi

#lailyenglish

#lailyenglishberbagi



Wednesday, October 16, 2024

Berbagi BEST 02. Berbagi Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran Berdiferensiasi dengan BEST dalam Workshop Kelompok I Program Sekolah Penggerak di Dinas Pendidikan Gunungkidul

 


Assalamualaikum WR. WB. Halo Educators Hebad. Bagaimana harimu? Semoga bahagia selalu dan tetap semangat dalam berbagi ilmu. 

Kali ini, saya akan menceritakan pengalaman berbagi saya di Workshop angkatan 1 PSP di Dinas Pendidikan Gunungkidul. Namun sebelumnya, saya akan ceritakan bagaimana akhirnya bisa berbagi di acara luar biasa bersama Kepala Sekolah dan guru yang luar biasa dari Sekolah Penggerak angkatan 1 dan 2 di Gunungkidul. 

Setelah memastikan Lulus Level 3 dan Lolos Level 4 Pembatik 2024 dari hasil pengumuman tanggal 13 Oktober, hari berikutnya saya awali dengan menghubungi Pihak Bidang SMP, Dinas Pendidikan Kab. Gunungkidul. Saya sampaikan bahwa saya alhamdulillah lolos Level 4 Pembatik dan bermaksud berbagi praktik baik kepada guru/ tendik dan memohon izin pihak dinas untuk berbagi di acara dinas. Kebetulan di bidang SMP sedang melaksanakan program workshop 4 hari untuk 3 kelompok Bapak Ibu Guru dan kepala sekolah di Sekolah Penggerak baik angkatan 1 maupun 2. Selanjutnya, saya berdiskusi dengan PIC kegiatan untuk mengatur jadwal diseminasi. 

Alhamdulillah, hari Rabu tanggal 16 Oktober 2024 jam 12.45-13.30 merupakan jadwal saya berbagi. Saya sengaja datang lebih awal untuk menyimak materi sebelumnya. Dan luar biasa sekali sebelumnya teman guru dan kepala sekolah di Sekolah Penggerak berbagi praktik baik mereka yang luar biasa menginspirasi. Setelah jam 12.40 peserta terakhir berbagi dan gantilah saya maju untuk berbagi praktik baik. 

Saya awali dengan memperkenalkan diri saya dan berterima kasih karena teman-teman masih berada di ruangan untuk menjadi peserta berbagi saya. Kemudian, saya sampaikan latar belakang praktik sayadan langkah-langkah yang saya ambil mulai dari asesmen awal, merancang BEST, mengembangkan BEST, dan implementasi serta refleksi. Saya juga mengajak peserta berbagi untuk praktik mengakses MPI BEST saya dengan menscan kode berikut atau mengetik s.id/BEST_Laily


Setelah praktik, dan sesi tanya jawab dengan peserta akhirnya sesi berbagi harus diakhiri. Peserta pun mengisi presensi online dan refleksi melalui google form. Selain itu, saya juga meminta bantuan Ibu Ria Astuti, M.Pd (Kepala Sekolah SMP Muh Playen) dan Bu Rima (Guru Bahasa Inggris SMP Muh. Mujahidin) untuk memberikan testimoni terkait berbagi dan praktik saya. Berikut video berbagi dan testimoni peserta berbagi.


Adapun presensi atau daftar hadir peserta diseminasi adalah sebagai berikut:



Itu dulu cerita berbagi hari ini. Selamat malam dan selamat istirahat. Matur nuwun

Salam Kolaborasi, 

Laily Amin Fajariyah

#blptkemendikbudristek

#merdekabelajar

#pembatik2024

#sahabatteknologikemendikbudristek

#platformmerdekamengajar 

#lailyberbagi

#lailyenglish

#lailyenglishberbagi

Perjuangan 5 Besar: Calon Duta Teknologi DIY 2024

  Halo Educators Hebad,  Maafkan saya yang lama tidak menyapa. Beberapa hari ini alhamdulillah kembali bergulat dengan waktu dan sat set men...